JOKOWI MUNDUR: DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna, Senin 6 Oktober

DPRD DKI Jakarta akan mengadakan rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan fraksi terkait pengunduran diri dan permintaan berhenti Joko Widodo dari jabatan Gubernur DKI Periode 2012-2017.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 02 Oktober 2014  |  17:33 WIB
JOKOWI MUNDUR: DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna, Senin 6 Oktober
Presiden terpilih "Jokowi" Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla saat mencoba peci usai meresmikan acara Tribute to Batik di Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/10). - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan mengadakan rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan fraksi terkait dengan pengunduran diri dan permintaan berhenti Joko Widodo dari jabatan Gubernur DKI Periode 2012-2017.

Ketua DPRD DKI Prasetya Edi Marsudi mengatakan rapat paripurna tersebut akan diadakan pada Senin (6/10/2014).

"Besok Senin kita adakan rapat mengenai pandangan fraksi," ucapnya seusai rapat paripurna dengan agenda pembacaan surat pengunduran diri Joko Widodo di Gedung DPRD DKI, Kamis (2/10/2014).

Pras, sapaan akrabnya, optimis pada rapat tersebut anggota dewan tidak akan menghambat dan akan mengabulkan pengunduran diri Jokowi.

"Suasananya cair kok, optimis pengunduran diri dikabulkan, jadi sekalian Senin ketok palu. Setelah itu surat pengunduran diri kita lempar ke Kemendagri, kalau sudah dikembalikan lagi, baru resmi Pak Jokowi mundur," tuturnya.

Wakil Ketua DPRD DKI yang berasal dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), partai pengusung pasangan rival Jokowi-Jusuf Kalla dalam pilpres 9 Juli Prabowo-Hatta, Muhammad Taufik mengatakan tidak akan menghambat pengunduran diri Jokowi.

"Untuk kepentingan bangsa, kita tidak akan menghambat," kata Taufik.

Untuk diketahui, surat pengunduran diri dari Jokowi dengan nomor 2246/0082 telah diterima DPRD DKI pada Selasa(2/9).

Namun, DPRD DKI baru melaksanakan rapat gabungan pimpinan DPRD DKI dan pimpinan fraksi pada sekitar dua minggu kemudian, atau Selasa (30/9) karena perangkat DPRD yang baru baru diresmikan empat hari sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top