Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REI JABAR Minta Uang Muka Cicilan Rumah Tahun Depan Hanya 10%

Kalangan pengembang menyatakan angka ideal untuk uang muka cicilan kepemilikan rumah pada 2015 sekitar 10% dari harga unit rumah.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 10 Desember 2014  |  13:20 WIB
Padahal mereka sudah siap membayar cicilan.  - Bisnis.com
Padahal mereka sudah siap membayar cicilan. - Bisnis.com

Bisnis.com, DEPOK-Kalangan pengembang menyatakan angka ideal untuk uang muka cicilan kepemilikan rumah pada 2015 sekitar 10% dari harga unit rumah.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat Yana Mulyana mengatakan angka tersebut dinilai ideal lantaran kondisi pasar properti khususnya di Jabar menurun sejak adanya kebijakan uang muka minimal 30%.

"Pengennya sih uang muka 10% saja sudah cukup, karena itu akan menguntungkan semua pihak," katanya kepada Bisnis.com, Rabu (11/12).

Bank Indonesia sebelumnya telah menetapkan loan to value atau uang muka cicilan kepemilikan rumah 30%. Angka tersebut diyakini bisa menekan kredit macet dari masyarakat.

Yana menuturkan saat ini permintaan masyarakat untuk memimliki rumah di wilayah Jabar tidak terbendung. Namun masih terhambat oleh beban biaya uang muka.

"Padahal mereka sudah siap membayar cicilan. Tapi karena tidak punya uang muka, jadi impian punya rumah tertunda," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr rei expo
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top