Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belasan Lapak PKL di Pejaten Dibongkar Satpol PP

Belasan Lapak PKL di Pejaten Dibongkar Satpol PP
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 26 Januari 2015  |  15:26 WIB
Pembongkaran lapak PKL - Berita Jakarta
Pembongkaran lapak PKL - Berita Jakarta

Bisnis.com, JAKARTA - Belasan lapak PKL di Pejaten, Pasar Minggu dibongkar petugas lantaran melanggar Perda No 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum.

Sebanyak 17 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di Jl Empang 3 RT 01/01, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dibongkar petugas gabungan, Senin (26/1/2015).

Selain itu, keberadaan lapak tersebut sangat dikeluhkan warga karena membuat lingkungan terlihat kumuh.

"Kita terima laporan dari pengurus RT maupun RW bahwa PKL yang berada disepanjang jalan ini sudah tidak tertata. Sehingga lingkungan sekitar malah terlihat kumuh," ujar Heryanto, Camat Pasar Minggu, Senin (26/1).

Menurut Heryanto, pihaknya terlebih dulu memberikan surat peringatan ke pedagang. Namun, karena lapak belum dibongkar hingga batas waktu, akhirnya dibongkar paksa petugas. "Sudah diberikan peringatan untuk membongkar sendiri, malah sebagian cuma dibawa barangnya. Ya, akhirnya kita yang lakukan pembongkaran," tuturnya.

Sebanyak 50 personel Satpol PP Kecamatan Pasar Minggu diturunkan untuk membongkar lapak tersebut. Penjagaan juga dilakukan dari pihak Kepolisian dan TNI. "Karena dari keterangan pedagang ada yang menyewakan lahan untuk jalur hijau ini. Makanya kalau memang ada yang menghalangi langsung kita tangkap," tegasnya.

Lapak PKL sendiri ada yang berdiri semi permanen, namun, ada juga yang sudah dibuat permanen. Lantaran tak berizin dan merasa salah, para pedagang yang kebanyakan berdagang makanan tersebut pasrah harus pindah. "Langsung kita angkut kayu-kayunya dengan 3 truk Satpol PP," tandas Heryanto.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satpol pp

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top