Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahok Minta Pengelolaan Jalan S Parman Dialihkan ke DKI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar pengelolaan Jalan Letjen S. Parman yang berada di Pemerintah Pusat dialihkan karena kerap tergenang saat diguyur hujan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 27 Januari 2015  |  14:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar pengelolaan Jalan Letjen S. Parman yang berada di Pemerintah Pusat dialihkan karena kerap tergenang saat diguyur hujan.

Menurutnya, Jalan Letjen S Parman tepatnya ruas di depan Mal Citraland dan Universitas Tarumanegara harus ditinggikan permukaannya karena kerap tergenang saat hujan.

Oleh karena itu, daripada Pemerintah Pusat yang turun tangan lebih baik pengelolaannya dialihkan ke Pemprov DKI. Tujuannya, agar masalah genangan segera teratasi.

"Untar segala macam orang enggak tahu itu jalannya [Pemerintah] Pusat, kasih kami saja. Kami yang tinggiikan," ujar Ahok, sapaan akrab Basuki di Balai Kota, Selasa (27/1/2015).

Dia pun menyarankan agar Menteri Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono untuk mengurus perbaikan di daerah. Hal ini dilakukan agar anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur tepat sasaran.

Sebagai contoh, dia menyebut bila perbaikan Jalan Letjen S Parman membutuhkan Rp100 miliar, tentunya dana ini akan lebih berguna untuk memperbaiki infrastruktur di Kampung Belitung daripada di Jakarta.

"Lebih baik urus daerah lain. Enggak usah DKI, tapi wewenangnya kasih buat kami untuk perbaiki," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menuturkan pihaknya tak dapat mengatasi masalah di jalan berstatus jalan nasional. Dia menganggap perlu dilakukan rapat dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kemen PU-Pera.

Dengan demikian, permasalahan di jalan berstatus nasional lebih cepat diurai. "Mau kita rapatkan," tambahnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top