Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Telat Datang ke Kantor, PNS DKI Diancam Denda Hingga Rp500.000 Per Menit

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan disiplin keras terhadap pegawainya. Selain dituntut untuk mengisi lembar kegiatan harian, Pegawai Negeri Sipili (PNS) diganjar denda Rp500.000 per menit jika terlambat presensi masuk kerja.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 29 Januari 2015  |  22:35 WIB
PNS DKI Jakarta - jakarta.go.id
PNS DKI Jakarta - jakarta.go.id
Bisnis.com, JAKARTA --Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan disiplin keras terhadap pegawainya. Selain dituntut untuk mengisi lembar kegiatan harian, Pegawai Negeri Sipil (PNS) diganjar denda Rp500.000 per menit jika terlambat presensi masuk kerja.
 
Kepala Inspektorat DKI Lasro Marbun menuturkan denda ini akan otomatis dipotong melalui pendapatan yang diterima setiap bulan. Di sisi lain, Pemprov DKI memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang besar untuk PNS.
 
"Ini sebagai bentuk pengawasan, pertama akan ada sanksi individu kalau tidak berkinerja baik. Kalau absen telat akan dipotong cukup besar, sampai Rp500.000 per menit," katanya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (29/1/2015).
 
Selain sanksi individu, sanksi kolektif akan diberikan jika terdapat oknum di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melakukan penyalahgunaan wewenang seperti korupsi, pungutan liar, dan mangkir dari pekerjaaan.
 
Sanksi kolektif ini berupa pemotongan gaji plus tunjangan sebesar 10%. Walau hanya terdapat ulah nakal dari satu oknum SKPD, maka seluruh SKPD akan mendapatkan denda tersebut.
 
"Kalau untuk sanksi kolektif misalnya salah satu orang ada yang pungli di dalam SKPD atau UKPD semua dihukum, gajinya dipotong 10%. Kalau untuk saya sudah gede banget tuh. Karena kan Rp80 juta, dipotong 10% nilainya Rp 8 juta," ujarnya.
 
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta pns
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top