Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

UJIAN NASIONAL 2015: Pekerja Dan Peserta Home Schooling Ikut UN Di Tangsel

Ujian Nasional yang ditunggu-tunggu, Sumarni, karyawan jasa foto copi di Jl Juanda Ciputat-depan kampus UIN Jakarta, Tangerang Selatan akhirnya tiba.
Ilustrasi Ujian Nasional berbasis online/Beritajakarta.com
Ilustrasi Ujian Nasional berbasis online/Beritajakarta.com

Bisnis.com, TANGSEL-Ujian Nasional yang ditunggu-tunggu, Sumarni, karyawan jasa foto copi di Jl Juanda Ciputat-depan kampus UIN Jakarta, Tangerang Selatan akhirnya tiba.

Gadis perantauan asal Tasik, Jawa Barat itu mengikuti program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) agar bisa ikut ujian Paket C yang setara dengan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan dan Madrasah Aliah.

“Saya tamat Madrasah Tsanawiyah di kampung langsung merantau kerja di Ciputat. Tetapi saya tidak mau ketinggalan dari kawan-kawan, makanya melanjutkan sekolah dengan ikut kejar Paket C dan besok ikut ujian,” katanya, Minggu (12/5/2015).

Sumarni merupakan contoh seorang pekerja gigih yang tetap berusaha melanjutkan jenjang pendidikan melalui kelompok belajar (Kejar) Paket C dengan target mendapatkan ijazah setara SMA, SMK dan MA untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi.

Program Paket C dilaksanakan oleh penyelenggara Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang tidak hanya melayani para pekerja, tetapi juga mereka yang memilih sekolah secara mandiri atau home schooling.

Adapun di wilayah Tangsel terdapat 5 PKBM yang siswanya siap mengikuti UN yaitu PKBM Kak Seto di Kecamatan Pondok Aren, PKBM Ki Hajar Dewantoro di Kecamatan Ciputat, PKBM Siliwangi di Kecamatan Pamulang, serta PKBM Bimesda dan PKBM Bina Mandiri di Kecamatan Serpong.

Menurut data Dinas Pendidikan Kota Tangsel, tahun ini terdapat sebanyak 1.122 orang yang akan mengikuti UN Paket C di wilayah kotamadya paling muda di provinsi Banten tersebut.

Selain itu siswa sekolah menengah atas di Tangsel yang siap mengikuti UN tahun ini sebanyak 15.881 siswa, berasal dari 71 SMA dengan total 7.000 siswa, serta 68 SMK sebanyak 8.516 siswa dan 18 Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 365 siswa.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper