Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PILKADES KABUPATEN TANGERANG: Polisi Amankan 15 Desa Rawan Ricuh. Simulasi Pilkada Serentak?

Kabupaten Tangerang pada 14 Juni 2015 akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa secara serentak. Sebanyak 15 desa di antaranya digolongkan rawan ricuh.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 10 Juni 2015  |  18:44 WIB
Ilustrasi - rri.co.id
Ilustrasi - rri.co.id

Bisnis.com, TANGERANG--Kabupaten Tangerang pada 14 Juni 2015 akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa secara serentak. Sebanyak 15 desa di antaranya digolongkan rawan ricuh.

Polres Tangerang menugaskan personil polisi lebih banyak untuk mengamankan sejumlah desa rawan ricuh saat Pilkades Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang AKBP Irman Sugema mengatakan untuk 15 desa yang rawan ricuh akan diterjunkan 31 personel.

"Sebanyak 31 orang baru dari Polresta Tangerang saja, akan ada dari pihak lain, seperti Kodim," ujarnya, Rabu (10/6/2015).

Ada 77 desa yang dijadwalkan melaksanakan Pilkades serentak pada 14 Juni 2015.

Dengan kata lain ada 62 desa lain yang diyakini aman.

Untuk lokasi seperti itu hanya ditugasi sebelas personel dari Polresta Tangerang.

Pihak lain yang turun mengamankan selain Kodim adalah Satpol Pamong Praja.

Totalnya Polresta Tangerang menyiagakan 877 personel untuk Pilkades tahun ini.

Adapun bantuan dari Polda Banten sekitar 1.000 personil.

Seperti diketahui, pemerintah menggelar pemilihan kepala daerah serentak pada 2015 di 204 provinsi, kota, dan kabupaten.

Pengamanan pilkades di Tangerang, jika berlangsung sesuai harapan, bukan mustahil bisa menjadi salah satu model bagaimana hal serupa bisa diterapkan pada pilkada serentak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilkades kabupaten tangerang polresta tangerang
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top