Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bappeda DKI Ingin Jakpro Percepat Bangun ITF Marunda

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, rapat pimpinan Pemerintaj Provinsi DKI Jakarta memutuskan agar pembangunan Intermediate Treatment Facilities (ITF) Marunda dipercepat.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 09 November 2015  |  17:43 WIB
Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, rapat pimpinan Pemerintaj Provinsi DKI Jakarta memutuskan agar pembangunan Intermediate Treatment Facilities (ITF) Marunda dipercepat.
 
"Jadi kami meddorong sekarang segera diselesaikan ITF yang di Marunda, lalu ada lagi ada tiga lokasi lainnya melalui Jakpro [PT Jakarta Propertindo," kata Tuty di Balai Kota, Senin (9/11/2015).
 
Tuty membeberkan, semua proyek pembangunan ITF akan dilakukan oleh Jakpro. Sementara itu, terkait operasional pengelolaan ITF, Tuty belum memberikan jawaban. Pasalnya, Pemprov DKI hanya membatas sebatas pembangunan ITF saja.
 
"Adapun untuk pengelolaan bisa kita bahas nanti kalau memang tidak menguntungkan bagi Jakpro mengapa dia harus mengerjakan. Ini kan soalnya untuk layanan umum," jelas Tuty.
 
Pemprov DKI memang belum membahas secara detail operator ITF Marunda dan lainnya. Meski tak menutup kemungkinan Jakpro akan menjadi operator mesin pengelolaan sampah ini. Tuty mengaku, Pemprov DKI membeberkan target penyelesaian ITF sedini mungkin. Adapun anggaran yang dikucurka sekitar Rp1 triliun untuk satu mesin ITF.
 
"Yang pasti kita butuh teknologi yang terbaru, dati negara manapun, sudah terbukti di negaranya, sudah efektif dan sesuai dgn lingkungan terkini gapapa kalau dari negara manapun termasuk dari Finlandia," jelasnya.
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov dki jakarta jakpro
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top