Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Aset DKI Dikuasai Mafia Tanah, Ahok Gandeng KPK dan PPATK

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) untuk mengawasi aset milik Pemprov DKI.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 13 Januari 2016  |  15:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) saat tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/7). - Antara/Reno Esnir
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) saat tiba di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/7). - Antara/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) untuk mengawasi aset milik Pemprov DKI.

Menurut Ahok, sapaan akrab Basuki, hal itu dilakukan karena banyaknya aset-aset milik DKI Jakarta yang hilang dan pindah ke tangan swasta. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya laporan KPK.

"Jadi kami akan laporkan aset ke PPATK. Saya juga ingin KPK turun mengecek ke mana uang itu mengalir," kata Ahok ditemui di Century Park Hotel, Rabu (13/1/2016).

Ahok menambahkan, belajar dari kasus sebelumnya mengenai sertifikasi lahan kantor wali kota Jakarta Barat yang dimliki oleh pihak swasta. Saat kasus itu digugat, Pemerintah Provinsi DKI dinyatakan kalah dan harus membayar Rp40 miliar," ujar Ahok

Ahok mengharapkan kerja sama Pemprov DKI, KPK, dan PPATK dapat menjadi awal pencegahan permainan mafia tanah.

"Ini jadi pencegahan dan jangan sampai aset ini dicuri oleh mafia-mafia tanah," harapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok mafia tanah
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top