Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pacu Infrastruktur, DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Pemda DKI Jakarta mengisyaratkan segera meluncurkan obligasi daerah pada tahun ini, guna mempercepat pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur di Ibu Kota.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 17 Maret 2016  |  21:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pemda DKI Jakarta mengisyaratkan segera meluncurkan obligasi daerah pada tahun ini, guna mempercepat pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur di Ibu Kota.

"Kami segera keluarkan obligasi daerah, entah nanti bentuknya reksadana atau yang lain sedang kita hitung," tutur Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Kamis (17/3).

Menurutnya peluncuran obligasi daerah untuk mendapatkan suntikan pendanaan dari masyarakat secara jangka panjang, guna mempercepat pengerjaan proyek infrastruktur di Ibu Kota tanpa harus membebani Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD).

Pihaknya sedang mengkaji kebutuhan dananya dan jenis obligasi yang tepat, sehingga selain bisa dibeli oleh masyarakat, secara tidak langsung menjadikan mereka ikut merasakan membangun bersama dan memiliki Jakarta.

Setahun lalu, Ahok juga sempat menyuarakan mengenai keinginannya menerbitkan obligasi daerah ini, meskipun hingga hari ini belum teralisasi.

Kini, dirinya berharap hal ini segera terealisasi, meskipun untuk implementasinya memang harus membutuhkan persetujuan DPRD DKI Jakarta.

Sejumlah pertemuan dengan berbagai pihak terkait, seperti Otoritas Jasa Keuangan juga telah dilakukan, guna segera membentuk tim yang akan mengakaji hal itu lebih mendalam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov dki jakarta obligasi daerah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top