Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh, Tiga Pasar di Jaksel Masih Jual Makanan Berformalin, Ini Daftarnya

Dalam pemeriksaan ketiga, Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan masih menemukan makanan berformalin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Juni 2016  |  16:51 WIB
Makanan mengandung formalin dan boraks - Beritajakarta.com
Makanan mengandung formalin dan boraks - Beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam pemeriksaan ketiga, Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Selatan masih menemukan makanan berformalin.

Pengawasan pangan terpadu kali ini dilakukan di lima pasar yakni, Pasar Mayestik, Pasar Blok A, Pasar Pondok Indah (Paspin), Pasar Cidodol dan Pasar Kebayoran Lama, Jumat (16/6).

Sebanyak 306 sampel produk pangan dari lima pasar itu dengan rincian 96 sampel produk perikanan, 118 sampel produk pertanian dan 92 sampel produk peternakan. Pengujian sampel on the spot dipusatkan di Pasar Mayestik.

Hasilnya, dua daging ayam di Pasar Cidodok positif mengandung formalin, tahu putih ukuran kecil di Paspin mengandung formalin, kemudian tahu putih besar di pasar Blok A juga mengandung formalin. Sedangkan, produk pangan di Pasar Mayestik dan Kebayoran Lama tidak ditemukan mengandung zat berbahaya. Produk pangan berbahaya itu langsung dimusnahkan saat itu juga.

"Ada 24 pasar yang jadi sararan, ini sudah putaran ketiga. Fokusnya agar pedagang tahu barang yang dijual diawasi secara rutin oleh kami, bahwa di pasar itu harus bebas bahan berbahaya," kata Rigiyanto, Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Jakarta Selatan, Jumat (17/6).

Dikatakan Rigi, bagi pedagang yang produknya mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna dan pestisida akan dilakukan pembinaan serta tindakan penarikan produk dan penempelan stiker yang positif maupun negatif.

"Pedagang bikin surat pernyataan bahwa tidak menjual barang berformalin, apabila dikemudian hari kedapatan akan dilakukan penyegelan atau dikeluarkan oleh PD pasar yang bersangkutan. Kita juga akan telusuri distributornya," tandas Rigi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

formalin

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top