Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DPRD Sebut Memalukan Ada Oknum Calo Pendidikan di Depok

Anggota DPRD Komisi D Kota Depok Sahat Farida Berlian menegaskan kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Depok untuk SMA terdiri dari 9 rombongan belajar dengan masing-masing 40 siswa per kelas.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 03 Agustus 2016  |  21:01 WIB
DPRD Sebut Memalukan Ada Oknum Calo Pendidikan di Depok
Ilustrasi murid baru - Antara/Aditya Pradana Putra
Bagikan

Bisnis.com, DEPOK-- Anggota DPRD Komisi D Kota Depok Sahat Farida Berlian menegaskan kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Depok untuk SMA terdiri dari 9 rombongan belajar dengan masing-masing 40 siswa per kelas.

"Namun ada penambahan dua rombongan belajar baru berdasarkan kemampuan kapasitas sekolah dan tidak semua sekolah bisa tambah rombongan belajar karena kelasnya kurang," ujarnya, Rabu (3/8/2016).

Dia tidak menampik terjadi praktik penambahan kuota siswa baru di beberapa sekolah seiring adanya oknum sejumlah pihak tak bertanggungjawab yang menitipkan siswa untuk masuk sekolah.

Menurutnya, sejak dirinya menjadi anggota dewan di Depok, praktik titip menitip siswa ke sekolah negeri di Depok sudah terjadi. Pihaknya berharap tahun depan praktik tersebut tidak terjadi lagi.

"Secara pribadi saya menentang keras praktik titip menitip siswa ke sekolah negeri. Karena ini memalukan," paparnya.

Oknum calo siswa titipan yang dimaksud adalah berasal dari kalangan lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat, wartawan hingga kalangan anggota dewan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

depok calo
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top