Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BPBD Bogor Imbau Warga di Rawan Bencana Siaga Puncak Musim Hujan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada Februari ini.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 01 Februari 2017  |  04:22 WIB
BPBD Bogor Imbau Warga di Rawan Bencana Siaga Puncak Musim Hujan
Ilustrasi-Tanah longsor - Istimewa

Bisnis.com, BOGOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan pada Februari ini. 

"Kami meminta warga di sekitar rawan bencana diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan," ujar Kepala Satlak BPBD Kota Bogor Ganjar Gunawan dalam siaran pers yang diterima Selasa (31/1/2017).

Menurutnya warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk sementara dapat mencari tempat yang lebih aman atau mulai mengenal jalur-jalur evakuasi yang mudah dijangkau apabila terjadi bencana longsor dan banjir lintasan.

Pihaknya juga mengimbau agar warga peduli dan mencintai lingkungan sekitarnya, menjaga kebersihan, dan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai.

Selain itu warga juga agar menghindari berada di bawah pepohonan tinggi dan kelihatan rapuh apabila sedang terjadi hujan lebat. Itu untuk menghindari terjadinya musibah pohon tumbang yang memakan korban.

Sebelumnya, BPBD kembali menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor untuk wilayah Kota Bogor. Penetapan status siaga darurat banjir dan longsor itu dikeluarkan mengingat akan datangnya cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi di wilayah Kota Bogor.

Seperti diketahui, puncak musim hujan tahun 2017 diprediksi akan terjadi pada bulan Januari-Februari ini. Sehingga Pemerintah Kota Bogor kembali menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor.

Penetapan status siaga darurat banjir dan longsor itu, disebabkan karena Kota Bogor masuk dalam daerah rawan longsor dan banjir lintasan dari luapan Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana
Editor : Andhika Anggoro Wening

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top