Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalan Berlubang Penyebab Lalu Lintas di Wilayah Ini Tersendat

Situasi lalu lintas bundaran Jl Metro Pondok Indah hingga bunderan Pondok Indah dan Lebak Bulus, Jakarta Selatan terpantau padat merayap akibat peningkatan volume kendaraan dan imbas proyek pembangunan mass rapid transit
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 06 Maret 2017  |  21:36 WIB
Kondisi jalan berlubang di putaran balik/U-turn di Jl Juanda Ciputat, depan Sandratex, Tangerang Selatan. - .TMCPoldaMetro
Kondisi jalan berlubang di putaran balik/U-turn di Jl Juanda Ciputat, depan Sandratex, Tangerang Selatan. - .TMCPoldaMetro

Bisnis.com, JAKARTA-Situasi lalu lintas bundaran Jl Metro Pondok Indah hingga bunderan Pondok Indah dan Lebak Bulus, Jakarta Selatan terpantau padat merayap akibat peningkatan volume kendaraan dan imbas proyek pembangunan mass rapid transit.

Polda Metro Jaya menginformasikan melalui akun twitter resminya @TMCPoldaMetro pada Senin malam (6/3/2017) menjelaskan kepadatan arus lalu lintas juga terlihat di sekitar Pondok Indah Mal arah arah Jl Radio Dalam.

Sementara arus lalu lintas padat merayap terjadi di Jl Juanda, akses penghubung daerah Lebak Bulus dan Pasar Jumat di Jakarta Selatan ke arah Ciputat, Tangerang Selatan, kerena dipicu jalan berlubang yang cukup besar menganga di depan gang Sandratex.

Selanjutnya situasi arus lalu lintas yang tersendat juga terlihat di jalan tol dalam kota Pancoran arah cawang. Adapun kalimat dalam pesan twitter-nya: ” Lalin tol dlm kota Pancoran arah cawang terpantau padat.”

Demikian juga disampaikan: ” Situasi lalin GT Semanggi 1 arah Pancoran ramai cenderung padat merayap sebaliknya ramai lancar,” dan “Imbas antrian Pertigaan Marga Guna, depan PIM arah ke Radio Dalam lalin padat.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lalu lintas mass rapid transit
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top