Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Denda Parkir Liar Periode Januari-Maret Capai Rp 385 Juta

Denda Parkir Liar Periode Januari-Maret Capai Rp 385 Juta
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Maret 2017  |  17:31 WIB
Petugas menderek kendaraan yang diparkir liar di kawasan Jakarta Selatan. - Antara
Petugas menderek kendaraan yang diparkir liar di kawasan Jakarta Selatan. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 771 kendaraan diderek oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan selama periode Januari hingga pertengahan Maret 2017. Denda yang didapat pun mencapai Rp 385,5 juta.

"Penderekan sebagai salah satu upaya dalam mengurai simpul-simpul kemacetan akibat parkir liar. Sehingga dapat melancarkan mobilitas masyarakat," kata Christianto, Kepala Sudin Perhubungan Jakarta selatan, Selasa (21/3).

Menurut Christianto, kendaraan yang diderek terdiri dari kendaraan umum dan pribadi. Kebanyakan mereka diderek karena parkir liar dan tidak dapat menunjukan kelengkapan surat-surat.

Sesuai dengan Perda DKI Nomor 3 tahun 2012 tentang Retribusi Daerah, kendaraan yang diderek akan dikenakan denda Rp 500 ribu, dan akan bertambah jika tidak langsung diurus pemilik.

"Untuk menghindari denda derek yang membengkak, pemilik kendaraan dianjurkan cepat membayar denda ke kas daerah supaya kendaraannya dapat segera diambil," tandasnya.

Selain penderekan, petugas juga melakukan operasi cabut pentil (OCP) terhadap motor, mobil pribadi dan angkutan umum yang kerap memarkirkan kendaraannya di area terlarang.

Sekadar informasi, pada 2016 lalu, Sudin Perhubungan Jakarta Selatan berhasil menderek 3.176 kendaraan dengan pendapatan denda mencapai Rp 1,6 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

parkir liar

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top