Hari Pertama Kerja, Ahok Foto-foto dengan Penyandang Difabel

Setelah cuti selama 1,5 bulan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akhirnya kembali bekerja di Balai Kota DKI.
Feni Freycinetia Fitriani | 17 April 2017 14:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Antara/Hafidz Mubarak A.

Bisnis.com, JAKARTA--Setelah cuti selama 1,5 bulan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akhirnya kembali bekerja di Balai Kota DKI.

Ahok dan Djarot pun mulai melakukan aktivitasnya sebagai pemimpin daerah. Pada hari pertama masuk kerja kali ini, Ahok memulai hari dengan mendengarkan keluhan warga di pendopo. Sementara Djarot meresmikan program bedah rumah di Cilincing, Jakarta Utara.

Baca juga: Media Siber

Gubernur petahana tersebut memimpin Rapat dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI. Berbarengan dengan rapat, PT Transjakarta menyelenggarakan diskusi dengan perwakilan penyandang disabilitas di Balai Agung.

Setelah Rapim, Ahok dijadwalkan untuk meninjau lokasi calon ruang publik terbuka ramah anak (RPTRA) di kawasan Tb. Simatupang, Jakarta Selatan.

Baca juga: Kurs Dolar AS

Ada pemandangan unik yang terjadi sesaat sebelum Ahok masuk ke mobil.

Pasalnya, di pendopo Balai Kota DKI sudah berkumpul ratusan penyandang disabilitas dan warga Jakarta. Mereka pun histeris ketika melihat Ahok keluar dari ruangan untuk menyapa warga.

Baca juga: Busana Muslim

Para penyandang disabilitas yang diundang Transjakarta tersebut tak bisa menyembunyikan rasa senang ketika melihat sang Gubernur.

Tak menunggu waktu lama, mereka pun langsung mengeluarkan gawai demi mengabadikan foto dengan orang nomor satu di Ibu Kota tersebut.

"Saya jauh-jauh ke sini memang mau liat langsung Pak Ahok. Kalau bisa foto selfie dengan beliau buat kenang-kenangan," kata Lisa, salah satu penyandang disabilitas, Senin (17/4/2017).

Direktur Pelayanan dan Pengembangan Bisnis PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan antusiasme penyandang disabilitas yang datang ke Balai Kota di luar ekspektasi.

"Awalnya kami targetkan peserta hanya 150 orang, ternyata yang hadir mencapai 300 orang atau dua kali lipatnya. Antusiasme warga sangat luar biasa," ujarnya.

Dia menuturkan diskusi tersebut sekaligus menginformasikan soal program Transjakarta Care, yakni kegiatan yang fokus untuk melayani lapisan masyarakat yang membutuhkan.

Khususnya, para penyandang disabilitas agar bisa menggunakan transportasi publik dengan aman dan nyaman.

Tag : transjakarta, ahok, difabel
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top