Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Turunkan Labfor, Selidiki Mobil Terbakar di Cawang

Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus kebakaran mobil yang terjadi di Cawang, Jakarta Timur.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 17 April 2017  |  17:11 WIB
Polisi Turunkan Labfor, Selidiki Mobil Terbakar di Cawang
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Polisi saat ini tengah menyelidiki kasus kebakaran mobil yang terjadi di Cawang, Jakarta Timur.

Seperti diketahui, pada Sabtu (15/4/2017) malam, sebuah mobil bernomor polisi B7208 EQ terbakar di sekitar lokasi gelaran tablig akbar peringatan Isra' Mi'raj di Cawang jakarta Timur.

Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi dan menurunkan tim dari laboratorium forensik untuk mengecek mobil tersebut.

Baca Juga : Media Siber

"Untuk kasus kebakaran mobil di Cawang, Polres Jakarta Timursudah melakukan pemeriksaan saksi dan menurunkan tim labfor untuk mengecek mobil itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol R. P. Argo Yuwono.

Dia juga mengatakan pihaknya telah memastikan bahwa tidak ada bom dalam mobil atau di sekitar lokasi terbakarnya mobil tersebut.

Lebih lanjut, Argo menampik isu kalim yang menyebutkan bahwa polisi bertindak terlalu lama dengan datang terlambat pada saat kejadian.

Baca Juga : Kurs Dolar AS

Menurutnya, pada saat berlangsungnya acara, polisi telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.

"Polisi kan ada di sana untuk melakukan pengamanan. Setiap kegiatan masyarakat kan kita amankan, tapi tentu membutuhkan waktu Karena ada jarak di sana," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cawang terbakar
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top