Ibu-ibu dari Rusun Bikin Batif Motik Semanggi

- Sesemakan berdaun tiga atau empat bernama semanggi resmi menjadi bagian motif batik Jakarta pada 17 Agustus, bersamaan dengan peresmian Simpang Susun Semanggi.
Newswire | 29 September 2017 11:22 WIB
Istri Gubernur DKI Jakarta Happy Farida - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Sesemakan berdaun tiga atau empat bernama semanggi resmi menjadi bagian motif batik Jakarta pada 17 Agustus, bersamaan dengan peresmian Simpang Susun Semanggi.

"Saya melihat peluang dengan peresmian Simpang Susun Semanggi, sepertinya bisa menjadi ikon untuk masa saya. Ini ditangkap oleh Chitra Subyakto dengan membuat batik, dan produk selain batik, sulaman dan lainnya yang bertemakan Simpang Susun Semanggi," ujar Ketua Dekranasda Provinsi DKI Jakarta Happy Farida Djarot di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (28/9/2017) malam.

Dekranasda DKI Jakarta bersama kaum ibu dari empat rumah susun di Jakarta --Rawa Bebek, Pulo Gebang, Pesakih dan Marunda-- yang selama ini telah memproduksi batik lantas mulai memasukkan motif batik Semanggi dalam karya-karyanya.

"Kami memberi kesempatan untuk perajin lain membuat karya dengan ikon Simpang Susun Semanggi. Kami juga memulai memunculkan bibit-bibit baru sebagai perajin. Siapa mereka? Kami fasilitasi ibu-ibu yang tinggal di rusun," kata Happy.

Ke depannya, dia berharap pemerintah daerah bisa mendukung upaya promosi motif batik Semanggi, salah satunya menganjurkan pegawai pemerintah provinsi Jakarta mengenakan batik bermotif Semanggi.

"Ini bisa ditangkap oleh masyarakat, dari teman-teman di pemerintahan memakai ikon ini. Bapak Gubernur sudah pakai. Kita harapan support dari pemerintah, semua pakai," tutur Happy tentang Batik Semanggi, yang saat ini mencakup motif Simpang Susun Semanggi, Lalu Lintas Semanggi, Jalan Semanggi dan Taman Semanggi.

 

Sumber : Antara

Tag : Simpang Susun Semanggi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top