Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

UMP DKI: Sandi Ingin Jalan Tengah Agar Pekerja Sejahtera

Pemkot DKI menginginkan UMP di daerah khusus ibu kota ini dapat mensejahterakan para pekerja dan memberi peluang kerja bagi para pencari kerja.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 November 2017  |  10:15 WIB
UMP DKI: Sandi Ingin Jalan Tengah Agar Pekerja Sejahtera
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemkot DKI menginginkan UMP di daerah khusus ibu kota ini dapat mensejahterakan para pekerja dan memberi peluang kerja bagi para pencari kerja.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengharapkan kebijakan terkait Upah Minimum Provinsi (UMP) yang diambil menghasilkan jalan tengah (win-win solution) yang mensejahterahkan para pekerja.

"Jadi kami ingin bahwa kebijakan yang kami ambil win-win, kebijakan itu bisa mensejahterakan teman-teman pekerja tapi juga memastikan bagi yang belum mendapat kerjaan itu bisa mendapatkan pekerjaan kalau ekonominya bergerak," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/11/2017).

"Kita memastikan yang sekarang tidak mengancam adanya pemutusan hubungan, karena Pemutusan Hubungan Kerja itu bisa terjadi kalau perusahaan itu tidak sanggup lagi atau pindah tempat dari Jakarta," kata Sandiaga.

Menurut Sandi, kuncinya adalah hubungan industrial yang baik, perusahaan dalam hubungan tripartit dengan serikat pekerja sama-sama mengembangkan usahanya dan menciptakan lapangan kerja.

"Jadi itu yang akan kami putuskan, mudah-mudahan sesuai dengan segala peraturan dan ketentuannya," kata Sandiaga.

Dia berharap nilai UMP di Jakarta dapat diumumkan Rabu ini. Berdasar dari hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan oleh serikat pekerja sebesar Rp3,6 juta dan ditambah lagi 8,7% berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan.

"Padahal mereka menolak PP 78, jadi dari Rp3.6 juta itu ditambah 8.7% jadi Rp3.9 juta. Posisi dunia usaha sesuai PP 78 adalah Rp3.65 juta. Jadi sebetulnya harus ada terobosan inovasi solusi masalah transportasinya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok," kata Sandiaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ump dki jakarta

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top