KLB Difteri, Imunisasi Serentak Digelar di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kementerian Kesehatan RI melaksanakan program Outbreak Respon Imunization (ORI) terkait penyebaran virus difteri yang marak beberapa pekan terakhir.
Nirmala Aninda | 11 Desember 2017 12:16 WIB
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kementerian Kesehatan RI melaksanakan program Outbreak Respon Imunization (ORI) terkait penyebaran virus difteri yang marak beberapa pekan terakhir.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan imunisasi serentak ini dimulai dari Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

"Kita akan menjangkau dalam fase ini 1,2 juta orang dan setelah tuntas segera kita mulai dengan wilayah-wilayah lain di Jakarta Pusat, Selatan, dan Timur," ujarnya dalam acara pencanangan ORI di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (11/12/2017).

Anies menyebut  temuan kasus penularan difteri terjadi di area daratan Jakarta dan tidak ditemukan di kawasan kepulauan. Pada 2014 tercatat ada empat kasus difteri yang meningkat menjadi sembilan kasus pada 2015, dan 17 kasus pada 2016.

Kali ini kasus difteri yang ditemukan di Jakarta berjumlah 25 kasus dengan dua kasus yang mengakibatkan kematian.

Anies mengatakan vaksin difteri diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tersedia di seluruh instansi pendidikan serta di fasilitas kesehatan puskesmas, RSUD, rusun, apartemen, hingga pusat perbelanjaan.

"Dengan cara seperti ini maka Ibu Kota bisa terbebas kembali dari difteri," katanya.

Difteri merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pernafasan dan tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae.

Gejala yang biasanya ditemukan antara lain sakit tenggorokan, terdapat selaput berwarna abu-abu di langit-langit mulut, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan stamina tubuh menurun.

Tag : difteri
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top