Kepulauan Seribu Berpotensi Tinggi Namun Banyak Sampah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyadari potensi Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata begitu tinggi namun terkendala masalah lingkungan.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 08 Maret 2018  |  23:30 WIB
Kepulauan Seribu Berpotensi Tinggi Namun Banyak Sampah
Foto udara Pulau Tidung, gugusan Kepulauan Seribu, di perairan Laut Jawa, Jakarta, Senin (24/4). - Antara/Iggoy el Fitra

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyadari potensi Kepulauan Seribu menjadi destinasi wisata begitu tinggi namun terkendala masalah lingkungan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa Kepulauan Seribu bisa menjadi daerah destinasi wisata terbaik di Ibu Kota. Hal ini ditunjang oleh pemandangan yang bagus (di darat dan dalam laut), suhu air bersahabat, dan jarak yang tidak terlalu jauh dari pusat kota. Bahkan, beberapa spot di Kepulauan Seribu diakui oleh mancanegara sebagai tempat yang bagus untuk menyelam.

Kendati demikian, permasalahan utama dari Kepulauan Seribu, yakni sampah kiriman dari Ibu Kota. "Kita tertantang menjadikan Jakarta Utara, Teluk Jakarta, dan Kepulauan Seribu harus bersih dari sampah," kata Sandi, Kamis (8/3/2018).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membersihkan sampah-sampah ini secara bertahap dimulai dari Pulau Tidung. Lebih lanjut, dia menambahkan setelah Pulau Tidung, Pemprov DKI akan membersihkan sampai dengan Pulau Pramuka dan pulau lainnya di Kepulauan Seribu.

"Kita harapkan ini juga memicu percepatan dari meningkatkan kepulauan seribu menjadi kawasan pembangunan mandiri. Ada aspek pariwisatanya yang bisa menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah mengatakan dalam waktu dekat ini akan memperkenalkan beberapa spot yang bagus untuk melakukan olahraga menyelam. "Wilayah utara terutama, itu sangat baik sekali karena dekat dengan Pulau Sepa dan Pulau Macan. Wilayah utara lebih dalam dan lingkungannya eksotis," kata Irmansyah, Kamis (8/3/2018).

Menurutnya, warga di Kepulauan Seribu akan diedukasi untuk tidak membuang sampah sembarangan dan akan diadakan gerakan memungut sampah. Hal ini perlu dilakukan agar daratan Kepulauan Seribu bersih akan sampah.

Adapun, untuk sampah di laut akan dibersihkan dengan sebanyak 33 kapal khusus yang bisa menyedot material sampah. Kapal ini akan mengangkut sampah yang berada di lautan untuk dikirimkan ke tempat pembuangan sampah terpadu di Bantar Gebang.

"Kita sesegera mungkin [menciptakan] Kepulauan Seribu menjadi wilayah zero waste," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pulau seribu

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top