Minat Gabung dengan Hipmi Jaya? Ini Syarat-Syaratnya

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi DKI Jakarta atau Hipmi Jaya menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui aplikasi chatting Line untuk pendaftaran anggota baru pada tahun ini.
Feni Freycinetia Fitriani | 02 Mei 2018 21:04 WIB
Ketua Umum Hipmi Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla (kanan) memberikan penjelasan saat konferensi pers terkait penerimaan anggota baru Hipmi Jaya di Jakarta, Rabu (2/5/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Provinsi DKI Jakarta atau Hipmi Jaya menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui aplikasi chatting Line untuk pendaftaran anggota baru pada tahun ini.

Ketua Umum BPD Hipmi Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla mengatakan ada beberapa syarat-syarat yang harus diperhatikan oleh calon pendaftar sebelum mengikuti proses seleksi anggota baru.

"Pertama, bisnis tersebut sudah berstatus badan usaha. Minimal CV. Ini dilakukan agar landasan hukumnya jelas," ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Kedua, calon pendaftar merupakan warga negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 41 tahun. Pembatasan usia menjadi penting lantaran Hipmi merupakan perkumpulan pengusaha-pengusaha muda.

Ketiga, calon pendaftar diminta untuk memasukkan alamat kantor.

Afie, sapaan akrab Afifuddin, menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan secara acak di kantor-kantor calon anggota. Meski demikian, dia membuka kesempatan bagi perusahaan rintisan (startup) yang berkerja di lingkup virtual office.

"Kalau ternyata mereka baru memiliki virtual office tidak masalah. Asal dicantumkan. Satu perseroan terbatas (PT) juga bisa terdiri dari beberapa orang. Kami cukup fleksibel," imbuh Afie.

Dia menuturkan Hipmi Jaya mendorong pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta startup digital untuk bergabung dengan Hipmi Jaya. Selain dapat menimba ilmu soal dunia usaha,  organisasi tersebut dapat menjadi media untuk memperluas jaringan bisnis bagi pengusaha pemula.

Menurut Afie, luasnya jaringan yang dimiliki menjadi pembeda Hipmi dengan asosiasi lain yang ada di Indonesia.

"Kalau asosiasi lain itu kan sektoral, misalnya Real Estate Indonesia [REI] ya seputar properti saja. Nah, anggota Hipmi terdiri dari berbagai lini bisnis. Saya jamin networking yang didapat juga lebih luas," imbuhnya.

Untuk mengaplikasikan sistem pendaftaran via Line, Hipmi Jaya menggandeng perusahaan startup digital dan teknologi, PT Jualan Online Indonesia melalui platform Bang Joni Technology (BJ Tech). BJ Tech merupakan platform percakapan (conversation platform) berbasis AI yang memungkinkan semua orang, baik pelaku bisnis maupun individu, untuk mengembangkan chatbot sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Periode pembukaan pendaftaran via Line dimulai pada awal Mei 2018 hingga pertengahan Juni 2018 atau sebelum Idulfitri.

"Tahun ini, kami akan buka dua periode. Sebelum Lebaran dan sesudah Lebaran. Targetnya ada 300 orang anggota Hipmi Jaya yang baru," sebut Afie.

Tag : hipmi jaya
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top