HUT DKI Ke-491, Jakarta Fair Kemayoran Gelar Pesta Kembang Api

Kembang api spektakuler akan kembali menghiasi langit Kemayoran di perayaan malam Muda-Mudi. Kembang api yang sudah menjadi ciri khas dari Jakarta Fair itu sendiri dan dijamin memanjakan mata dan menambah keseruan di malam perayaan HUT DKI Jakarta
Feni Freycinetia Fitriani | 21 Juni 2018 16:05 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kota DKI Jakarta yang ke-491, panitia penyelenggara Jakarta Fair Kemayoran telah menyiapkan beragam acara untuk warga Ibu Kota.

Marketing Director PT JIExpo Ralph Scheunemann mengatakan pihaknya mengambil tema "Malam Muda-Mudi" untuk perayaan hari jadi kota Jakarta pada tahun ini. Untuk acara puncak, pihaknya telah menyiapkan pesta kembang api.

"Kembang api spektakuler pun akan kembali menghiasi langit Kemayoran di perayaan malam Muda-Mudi. Kembang api yang sudah menjadi ciri khas dari Jakarta Fair itu sendiri dan dijamin memanjakan mata dan menambah keseruan di malam perayaan HUT DKI Jakarta," katanya seperti dikutip dalam siaran pers, Kamis (21/6/2018).

Dia menuturkan acara puncak tersebut akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Rencananya, pimpinan Balai Kota akan datang ke arena Jakarta Fair Kemayoran pada Kamis (21/6/2018) pukul 21.00 wib.

Keduanya bersama pengunjung akan menikmati pesta kembang api di kawasan JIExpo. Tak ketinggalan, ada juga iring-iringan karnaval yang akan menyapa para pengunjung Jakarta Fair. Karnaval ini akan dimulai pada pukul 19.15 WIB yang akan berkeliling mulai dari area Gambir Expo hingga ke Gedung Pusat Niaga (GPN). Sementara itu, di area open space Hall D, pengunjung bisa menyaksikan pertunjukkan barongsai kelas dunia.

"Barongsai tonggak akan menyuguhkan penampilan memukau mereka sejak sore hari, tepatnya pada pukul 17.00 wib," ungkapnya.

Terkait konsep Malam Muda-Mudi, Ralph mengatakan hal itu merupakan tradisi lama yang telah melekat pada warga masyarakat Jakarta kala tiba hari ulang tahun kota kesayangan mereka.

Konsep ini tercetus bahkan sejak perhelatan Jakarta Fair yang pertama kalinya, pada 1968 silam. Ide ini merupakan salah satu pemikiran Gubernur DKI Jakarta kala itu, Ali Sadikin.

Sementara itu, penamaan malam muda-mudi juga memiliki makna yang menunjukkan betapa pentingnya peran pemuda untuk selalu aktif memberi warna kepada Kota Jakarta. Baginya, pemuda adalah bagian yang tidak terpisahkan dari hidup dan penghidupan masyarakat Jakarta.

"Sederhananya, konsep malam muda-mudi awalnya berasal dari keinginan Ali Sadikin untuk menciptakan sebuah pesta rakyat yang menyajikan karnaval, pertunjukkan kesenian, serta panggung musik dalam malam perayaan hari jadi kota Jakarta yang dapat dinikmati oleh seluruh warga," ungkapnya.

Jakarta Fair kini telah memasuki pekan keempat. Setelah melewati masa libur Lebaran, jadwal pameran pun akan kembali normal. Setiap harinya, Jakarta Fair Kemayoran akan dibuka mulai pukul 15.30 WIB pada hari Senin hingga Jumat.

Sementara itu untuk akhir pekan dan hari libur nasional, Jakarta Fair mulai dibuka pada pukul 10.00 WIB.

Tag : hut jakarta
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top