Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap: Penumpang Transjakarta Melonjak Hingga 15 Ribu Orang

Pelanggan Transjakarta pada hari ini dari pukul 05.00 wib-12.00 wib mencapai 173.445. Realisasi ini naik dibandingkan minggu lalu [25/6] sebanyak 157.714 penumpang.
Feni Freycinetia Fitriani | 02 Juli 2018 16:07 WIB
Armada bus Transjakarta melintasi halte Harmoni Central Busway di Jakarta, Kamis (21/6/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI bersama Polda Metro Jaya memulai sosialisasi uji coba kebijakan perluasan ganjil-genap di beberapa jalan di Ibu Kota.

Sosialisasi uji coba tersebut dimulai per 2 Juli sampai 31 Juli yang akan dilanjutkan dengan pemberlakukan mulai 1 Agustus 2018.

Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo mengatakan terdapat kenaikan jumlah pelanggan bus rapid transit (BRT) di 12 koridor pada uji coba perdana kebijakan tersebut. 

"Pelanggan Transjakarta pada hari ini dari pukul 05.00 WIB-12.00 WIB mencapai 173.445. Realisasi ini naik dibandingkan minggu lalu [25/6] sebanyak 157.714 penumpang," kata Wibowo ketika dikonfirmasi Bisnis, Senin (2/7/2018).

Dia menuturkan selain lonjakan penumpang, perusahaan menambah jumlah bus pada hari ini. Penambahan tersebut memang disiapkan untuk mengantisipasi penambahan pengguna akibat sosialisasi uji coba ganjil-genap.

Jika mengacu pada rata-rata pekan lalu, jumlah bus Transjakarta yang beroperasi sekitar 1.536 unit.

"Hari ini total bus yang beroperasi 1.564, baik BRT dan Non-BRT. Ada kenaikan dibandingkan Senin lalu," imbuhnya.

Sebagai informasi, waktu pemberlakuan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil genap dilaksanakan pada Senin sampai Minggu, dari pukul 06.00 – 21.00 WIB (selama 15 jam terus-menerus). Kendaraan berpelat nomor ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, sementara kendaraan berpelat nomor genap beroperasi pada tanggal genap.

Tag : transjakarta, ganjil genap
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top