Sandi Nilai Pembangunan 6 Ruas Tol Dalam Kota Bawa Dampak Positif

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak bisa menentang atau menghentikan pembangunan proyek enam ruas tol dalam kota.
Feni Freycinetia Fitriani | 13 Juli 2018 15:41 WIB
Antrean mobil terjebak kemacetan di jalan tol dalam kota di Jakarta, Senin (6/3). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak bisa menentang atau menghentikan pembangunan proyek enam ruas tol dalam kota.

"[Proyek ini] sempat ditolak, tapi sudah dibangun. Jadi kami rampungkan," tuturnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/7/2018).

Sandi mengaku mendapat kritik dari Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Pesisir Marco Kusumawijaya. Pasalnya, Marco yang dulu terafiliasi dengan LSM Rujak Center For Urban Studies merupakan salah satu aktivis yang menolak proyek tersebut.

Menurutnya, warga Jakarta seharusnya berpikir realistis bahwa pembangunan enam ruas tol dalam kota justru membawa dampak positif. Salah satunya terkait penciptaan lapangan kerja.

"Pak Marco yang baru bergabung [dengan TGUPP] enggak setuju. Saya jelaskan ke Marco, ya gimana udah jalan? Udah di atas [tiang pancang]," lanjut Sandi.

Pembangunan enam ruas tol oleh PT Jakarta Toll Road Development juga dinilai justru dapat mengurangi kemacetan di ibu kota. Apalagi, dia juga meminta ada ruas khusus untuk bus rapid transit atau Transjakarta di tol tersebut.

"Kami harapkan ini bukan hanya menambah jumlah kendaraan, tetapi juga dipakai untuk Transjakarta dan terintegrasi dengan Transit Oriented Development (TOD)," imbuh Sandi.

Pernyataan Sandi yang mendukung operasional enam ruas tol dalam kota tidak sejalan dengan komitmen yang digaungkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat kampanye Pilgub DKI Jakarta tahun lalu.

Komitmen itu sempat diunggahnya di akun Twitter-nya. 

"Mempercepat pembangunan tol lingkar luar dan tidak membangun 6 ruas tol dalam kota yang akan menambah macet di Jakarta #TransportasiB3rsama," tulis akun @aniesbaswedan pada 24 November 2016.

Tag : tol dalam kota, sandiaga uno
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top