Sandiaga Uno: Ini Zaman Now, Bila Tak Sesuai Aturan Semua Dihalalkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno angkat bicara soal pernyataan mantan Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana terkait pemecatan dirinya beberapa waktu lalu.
Feni Freycinetia Fitriani | 17 Juli 2018 11:23 WIB
Sandiaga Uno - Nur Faizah al Bahriyatul Baqiroh

Bisnis.com, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno angkat bicara soal pernyataan mantan Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana terkait pemecatan dirinya beberapa waktu lalu.

Bambang mengaku dipecat Gubernur DKI Jakarta dari jabatan Walikota melalui aplikasi chatting WhatsApp (WA) secara tiba-tiba.

"Ini zaman now. Kalau sesuai ketentuan dan prosedur semua dihalalkan. Sesuai dengan apa yang sudah digariskan melalui sistem human capital yang ada di Pemprov DKI," katanya di Balai Kota DKI, Selasa (17/7/2018).

Menurutnya, perombakan yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Apalagi, Sandi mengatakan sudah mengumumkan soal perombakan jabatan jauh-jauh hari saat ada pendidikan dan pelatihan (diklat) di Puncak, Jawa Barat beberapa bulan silam.

Karena itu, Sandi meminta semua pejabat yang dirotasi menerima keputusan yang telah diambil dan bersifat legowo. Soal kasus pemecatan via WhatsApp, dia menilai Bambang sebenarnya salah satu Walikota terbaik dan justru disayang oleh Anies. Namun, Bambang harus dipecat karena memang sudah dekat dengan masa pensiun.

Dia juga menuturkan tak paham detail proses pemecatan Bambang. Namun, dia yakin semua sudah sesuai dengan prosedur.

"Silakan tanya kronologis seperti apa kepada BKD. Intinya, kami sudah berupaya agar sesuai prosedur, tidak emosional dan personal sifatnya. Eh sorry lu gue ganti ya, kan enggak mungkin. Semua sesuai ketentuan. Mereka yang sudah bertugas dengan baik, saya ucapkan terima kasih," imbuhnya.

Seperti diketahui, Mantan Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana mengungkapkan saat ini dia kebingungan karena tak diberi jabatan, namun tetap harus "ngantor" hingga masa pensiun yang dimulai pada 1 Oktober.

Posisi Bambang digantikan wakilnya yaitu Anwar yang dilantik oleh Anies di Balai Kota DKI beberapa waktu yang lalu.

Tag : pemprov dki
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top