ASIAN GAMES 2018: Pemprov DKI Alihkan Rute Metromini dan Kopaja

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi rute operasi Metromini dan Kopaja di jalan arteri selama Asian Games berlangsung.
Regi Yanuar Widhia Dinnata
Regi Yanuar Widhia Dinnata - Bisnis.com 20 Agustus 2018  |  17:41 WIB
ASIAN GAMES 2018: Pemprov DKI Alihkan Rute Metromini dan Kopaja
Penumpang berada di dalam bus Metromini yang menunggu penumpang di Jakarta, Selasa (13/3/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi rute operasi Metromini dan Kopaja di jalan arteri selama Asian Games berlangsung.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengatakan bahwa kebijakan ini diambil agar warga Jakarta lebih terpusat menggunakan Transjakarta dibandingkan dengan angkutan umum yang lain ketika Asian Games berlangsung hingga 2 September 2018 nanti.

Dia menyebut bahwa Bus Transjakarta sudah mumpuni untuk melayani semua kebutuhan rute-rute tujuan warga Ibu Kota.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak sepenuhnya melarang peredaran Metromini dan Kopaja. Adapun kedua angkutan umum ini dapat tetap beroperasi menggunakan rute khusus atau pun dapat melewat jalan arteri pada jam khusus.

"[Kebijakan ini] agar pengelolaan [atau] manajemen transportasi lebih mudah dipusatkan menggunakan Transjakarta, semuanya menggunakan Transjakarta," kata Anies, Senin (20/8/2018).

Seperti diketahui, larangan melintas Jalan Sudirman--MH Thamrin sejak 15 Agustus—15 September 2018.

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta mencatat ada tiga trayek yang terdampak pelarangan ini, yakni S640 yang melayani rute Pasar Minggu--Tanah Abang, P15 rute Senen--Setia Budi, dan P19 rute Tanah Abang--Ragunan. Dishubtrans memberikan rute pengalihan untuk Metromini S640 dapat melayani rute Tanah Abang--Jalan KH Mas Mansyur--Stasiun Karet--Citywalk Sudirman--Sampoerna Strategic Square--ITC Kuningan--Mall Ambassador--Jalan Casablanca--Jalan Rasuna Said--Jalan Gatot Subroto--RS Medistra--Jalan Raya Pasar Minggu. 

Metromini P15 dapat mengambil rute seperti Senen--Jalan Kembang Pacar--Kanwil DJKN--Kwitang--Tugu Tani 2--Telkom-Balaikota--Jalan Merdeka Selatan--Jalan Lombok--Jalan Sultan Syahrir--Jalan Imam Bonjol--Jalan HOS Cokroaminoto--Jalan HR Rasuna Said--Jalan Prof Dr Satrio--Jalan Karet Sawah--UKI.

Sementara itu, Kopaja P19 dapat mengambil rute Tanah Abang--Jalan KH Mas Mansyur--Penjernihan--Manggala Wanabakti--TVRI--Jalan Asia Afrika--Mustopo--Jalan Hang Tuah--Jalan Raden Patah--Jalan Trunojoyo--Jalan Iskandarsyah--Jalan Wijaya 2--Jalan Darmawangsa 3--Jalan Prapanca Buntu--Arteri--Jalan Mutiara--Jalan Ampera Raya--Lingkar Luar Harsono RM--Terminal Ragunan.

Sebelumnya, Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan bahwa keberadaan Metromini dan Kopaja tidak dilarang selama perhelatan Asian Games. Bahkan, dapat mengambil penumpang yang berada di halte khusus.

Kendati demikian, jam operasional Metromini dan Kopaja akan dibatasi antara jam pagi dan sore.

"Kan ada jam-jamnya, jam 06.00 WIB--09.00 WIB dan jam 16.00 WIB--19.00 WIB," kata Andri pekan lalu.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa Metromini dan Kopaja tersebut juga dilarang untuk ngetem dan tidak boleh berhenti lama di depan pintu keluar stasiun. Andri menilai saat ini para pengemudi angkutan ini telah berkomitmen untuk menyetujui kesepakatan ini.

"Sampai saat ini mereka taat dengan komitmen yang sudah dibuat," ujarnya.

Menurut Andri, ini merupakan win win solution dari Dishubtrans dan pengemudi metromini.

"Kenapa kita buat seperti itu? Karena kita pahami juga kalau betul-betul dilarang kasihan juga ya warga yang akan melakukan perjalanan lanjutan makanya kita bolehkan," ungkapnya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asian games 2018

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top