Selama Asian Games 2018, Sampah di GBK Mencapai 1.119 Ton

Selama Asian Games 2018, terhitung selama 18 Agustus- 2 September sampah yang dihasilkan mencapai 1.119 ton untuk di Jakarta dari Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.
Asteria Desi Kartika Sari | 06 September 2018 19:43 WIB
Relawan yang membersihkan sampah selama perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA— Selama Asian Games 2018, terhitung selama 18 Agustus- 2 September sampah yang dihasilkan mencapai 1.119 ton untuk di Jakarta dari Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab soal kebersihan dan kenyamanan, Executive Vice President - Operation Director ISS Indonesia Harinuan Dongoran mengatakan, selama 15 hari penyelenggaraan Asian Games 2018, dikelola mencapai 1.119 ton.

“Rata-rata volume sampah di area yang kami kelola berkisar 30 ton per hari. Angka ini relatif kecil. Tetapi saat pembukaan dan penutupan kemarin bisa mencapai 2 kali lipatnya,” jelas Harinuan di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Kendati begitu, dia menilai masyarakat atau penonton mulai lebih bijak dalam hal membuang sampah pada tempatnya. ISS pun mengapresiasi kepedulian pengunjung maupun relawan untuk ikut menjaga kebersihan dan kenyamanan area GBK selama perhelatan Asian Games 2018. Perilaku bersih ini diharapkan terus berlanjut dan tidak terbatas ketika ada kegiatan besar saja.

"Kepedulian publik terhadap kebersihan dan kenyamanan GBK bukan saja telah membantu kerja para petugas kebersihan termasuk dari ISS Indonesia, tetapi juga menciptakan citra positif Indonesia sebagai bangsa yang bersih ke dunia internasional," ujarnya.

Menurutnya ada perubahan positif perilaku pengunjung GBK selama Asian Games, jika dibandingkan dengan final Piala Presiden beberapa waktu lalu yang dibarengi dengan aksi perusakan fasilitas. “Artinya kita sudah memiliki pemahaman yang sama bahwa GBK adalah aset bangsa yang harus dijaga bersama,” katanya.

Menurut Harinuan, perilaku bersih pengunjung selama Asian Games juga terdorong oleh kondisi GBK saat ini yang memang lebih bersih dan nyaman. Hal ini yang membuat pengunjung enggan untuk membuang sampah sembarangan.

Dia mengatakan kondisi GBK saat ini memang berbeda dibandingkan ketika di awal-awal ISS bertugas. Apalagi saat ini tempat sampah sudah banyak tersedia, jumlahnya lebih dari 1.000 termasuk 200 bak sampah yang disediakan. Selama Asian Games, tenaga kebersihan juga selalu keliling jadi memudahkan pengunjung yang ingin buang sampah.

“ Kami sendiri punya misi bahwa keberadaan kami harus bisa menularkan perilaku bersih kepada masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman,” tuturnya.

Untuk perawatan kebersihan kompleks GBK sehari-hari, ISS setiap hari mengerahkan 300 tenaga kebersihan (cleaner) yang disebar di 14 venue dan area sekitarnya yang ada di GBK dengan luas area kerja 150 hektare. Selain itu, ISS Indonesia juga dipercaya Inasgoc untuk memberikan layanan kebersihan selama Asian Games untuk area ring 1 dan ring 2 (venue dan area sekitar venue). Terkait kerja sama dengan Inasgoc, ISS menerjunkan lebih dari 200 cleaner tambahan.

Sementara, selama Asian Games, ISS Indonesia menempatkan total lebih dari 600 cleaner yang dibagi menjadi tiga shift untuk menjaga kebersihan GBK selama 24 jam. Untuk pengelolaan kebersihan GBK selama Asian Games ini dibagi menjadi empat area, yaitu ring 1 hingga ring 4.

Tugas dan tanggung jawab kami adalah area ring 1 dan 2, yaitu seluruh venue yang digunakan oleh para atlet berkompetisi dan area sekelilingnya,” jelas Harinuan.

Foto: Asteria Desi Kartika Sari

https://drive.google.com/open?id=15GawNe1FlmdGSA7jirTMoDg7UV8AmfYt

Tag : asian games 2018
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top