Belum Beroperasi Kereta MRT Jakarta Sudah Kena Aksi Vandalisme

Telah terjadi aksi vandalisme atau corat-coret di badan lereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Padahal, kereta yang terparkir di Depo Lebak Bulus tersebut baru akan beroperasi pada Maret 2019.
Feni Freycinetia Fitriani | 21 September 2018 21:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Telah terjadi aksi vandalisme atau corat-coret di badan lereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Padahal, kereta yang terparkir di Depo Lebak Bulus tersebut baru akan beroperasi pada Maret 2019.

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah mengatakan aksi vandalisme yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab berupa coretan graffiti pada badan luar kereta nomor tiga di rangkaian kereta kedelapan (K1 1 18 45) MRT Jakarta.

"Tim keamanan dari kontraktor yang berada di Depo Lebak Bulus menemukan kondisi kereta penuh coretan pada Jumat [21/9] pukul 07.30 wib ketika sedang melaksanakan patroli rutin," ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers, Jumat (21/9/2018).

PT MRT Jakarta bersama dengan kontraktor terkait telah melakukan investigasi mendalam atas kejadian tersebut. Tubagus menduga pelaku aksi vandalisme tersebut masuk ke lokasi Depo Lebak Bulus dengan memanjat dan melompati dinding Depo Lebak Bulus.

Lebih lanjut, kereta MRT Jakarta yang terkena dampak vandalisme tersebut masih berstatus dalam tanggung jawab kontraktor terkait karena masih dalam tahap pengujian dan belum diserahterimakan kepada PT MRT Jakarta.

"Kami meminta kontraktor segera melakukan tindakan korektif atau perbaikan sekaligus meningkatkan keamanan," jelasnya.

Adapun, langkah perketat pengawasan dilakukan dengan menambah jumlah personil keamanan, meningkatkan intensitas patroli, menambah CCTV di dalam Depo Lebak Bulus, serta meninggikan pagar depo di sisi-sisi yang dekat dengan area publik.

Menindaklanjuti investigasi yang telah dilakukan, kontraktor terkait telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak lepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Pihak Kepolisian telah melakukan peninjauan lapangan pada siang hari ini guna menindaklanjuti laporan. Kami sangat menyayangkan aksi tidak bertanggung jawab ini dan menghimbau bagi pelaku agar menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib," ucapnya.

Seperti diketahui, PT MRT Jakarta sedang melaksanakan uji  coba sistem atau system acceptance test (SAT) kereta untuk menjajal rute fase I Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

SAT kereta MRT Jakarta dimulai sejak Kamis (9/8/2018) lalu. PT MRT Jakarta meneruskan SAT persinyalan yang menggunakan rangkaian kereta pertama MRT Jakarta, Senin (20/8).

Uji coba tersebut dilakukan secara bertahap hingga akhir September 2018. Setelah itu, para teknisi akan mulai menguji coba semua fasilitas kereta MRT. 

Tag : mrt, vandalisme
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top