KPUD DKI Belum Terima Rekomendasi Nyoblos Ulang dari Bawaslu

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos mengaku belum menerima rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU) dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.
Newswire | 20 April 2019 20:30 WIB
Warga menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 2019 - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA--Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos mengaku belum menerima rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU) dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta.

"Sampai detik ini kami belum mendapatkan bentuk rekomendasi apa pun dari pihak Bawaslu dan jajaran terkait PSU," ujar Betty saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, apa yang diungkapkan Bawaslu sebelumnya terkait PSU masih bersifat potensi, sehingga memerlukan kajian lebih lanjut.

"Seperti yang diberitakan, itu (rekomendasi PSU) kan masih potensi. Jadi harus dikaji lebih lanjut, apakah materi kajiannya sudah masuk dalam ranah PSU atau bukan," ucap Betty.

Dalam menentukan apakah potensi PSU tersebut dapat dilaksanakan atau tidak, Betty menuturkan, harus ditinjau ulang berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Sebelumnya, Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengungkapkan terdapat 160 laporan dugaan pelanggaran pemilu pada hari pencoblosan hingga pascapemungutan suara di berbagai wilayah Ibu Kota.

Salah satu rekomendasi yang dapat diusulkan Bawaslu DKI Jakarta, yakni potensi pemungutan suara ulang (PSU) pada 19 TPS.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, KPUD DKI

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup