Pengerjaan Proyek LRT, Ini Rekayasa Lalu Lintas Jalan Setia Budi Tengah

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menjelaskan rekayasa lalu lintas di Jalan Setia Budi Tengah terkait pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Lintas Pelayanan II Cawang Dukuh Atas.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 21 Juni 2019  |  00:46 WIB
Pengerjaan Proyek LRT, Ini Rekayasa Lalu Lintas Jalan Setia Budi Tengah
Ilustrasi: Warga menikmati uji coba publik kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Himawan L. Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA—PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menjelaskan rekayasa lalu lintas di Jalan Setia Budi Tengah, Jakarta, terkait pengerjaan proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek di Lintas Pelayanan II Cawang – Dukuh Atas.

Dalam siaran pers, Kamis (20/6/2019), manajemen menjelaskan progress pembangunan Proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. ADHI selaku kontraktor telah masuk pekerjaan struktur meliputi pondasi, pier, pierhead, dan girder di Jalan Setiabudi Tengah di Lintas Pelayanan II Cawang – Dukuh Atas.

“Untuk itu, ADHI berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya dalam rangka rekayasa lalu lintas,” paparnya.

Lokasi pekerjaan LRT Jabodebek segmen Dukuh Atas dimulai dari samping flyover Jl. HOS Cokroaminoto menuju ke Kawasan Landmark.

Untuk mendukung pekerjaan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan dan pengalihan di Jl. Setiabudi Tengah pada sisi selatan waduk mulai tanggal 17 Juni 2019—30 September 2020.

Periode tanggal 17 Juni 2019 s.d. 28 Februari 2020
Di Jalan Setiabudi Tengah pada sisi selatan waduk, akan dilakukan konstruksi pondasi dan tiang LRT Jabodebek dengan memanfaatkan badan jalan lebar ± 12 meter, sehingga lalu lintas yang melewati ruas jalan tersebut dialihkan sebagai berikut:

(1) Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) yang menuju selatan (Rasuna Said) dialihkan melalui Jl. Margono Djoyokusumo – Jl. Galunggung – kawasan Landmark – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Setiabudi Raya – Jl. Setiabudi 3 (kawasan Setiabudi) atau melalui Jl. Galunggung – putar balik sebelum TL Halimun – Jl. Gembira – Jl. HR Rasuna Said – dan seterusnya.

(2) Lalu lintas dari arah Selatan (Rasuna Said) yang akan menuju barat (Tanah Abang/Sudirman) dialihkan melalui Jl. HR Rasuna Said – Jl. HOS Cokroaminoto – Kupingan Jl. Sumenep – Jl. Latuharhari – belok kanan di TL Halimun Jl. Galunggung – Jl. Margono Djoyokusumo – dan seterusnya Jl. Setiabudi Utara – Jl. TamanSetiabudi 2 – Jl. Setiabudi Raya – Jl. Jend. Sudirman – dan seterusnya. Dan dapat
menggunakan Jl. Prof. Dr. Satrio menuju Tanah Abang.

Periode tanggal 1 Maret s.d. 30 September 2020
Lalu lintas di ruas Jl. Setiabudi Tengah pada sisi selatan waduk sudah dapat dilintasi masing-masing satu lajur. Setelah pekerjaan selesai lalu lintas dikembalikan seperti semula dan dihimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut.

Sementara itu, proyek LRT Jabodebek ini direncanakan selesai pada tahun 2021. Adapun, progres pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I sampai dengan 24 Mei 2019 telah mencapai 62,6%.

Rincian progres pada setiap lintas pelayanannya ialah, Lintas Pelayanan I - Cawang – Cibubur 82,3%, Lintas Pelayanan II - Cawang – Kuningan – Dukuh Atas 51,5%, dan Lintas Pelayanan III - Cawang – Bekasi Timur 56,6%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
adhi karya, LRT

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top