Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diduga Disusupi Jaringan Narkoba, Satu Kampus Diawasi Aparat BNNK Jakut

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari mengatakan pihaknya kini tengah mengintai sebuah kampus perguruan tinggi yang diduga disusupi jaringan narkoba.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  20:55 WIB
Ilustrasi - Istimewa
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah kampus berada dalam pengawasan aparat dari Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Utara.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara AKBP Yuanita Amelia Sari mengatakan pihaknya kini tengah mengintai sebuah kampus perguruan tinggi yang diduga disusupi jaringan narkoba.

"Sekarang saya sedang lakukan penyidikan karena saya dengar ada salah satu universitas di sini, ada bandar juga yang mengedarkan, sedang kita dalami," kata AKBP Yuanita saat dihubungi Antara, Selasa (30/7/2019).

Meski tidak menjelaskan secara terperinci, Yuanita mengatakan lokasi perguruan tinggi tersebut berada di luar Jakarta Utara

Terkait kampus yang dianggap rawan, Yuanita mengatakan lingkungan kampus tidak banyak berpengaruh terhadap tingkat penyalahgunaan narkoba.

Dia menilai kondisi mahasiswa itu sendirilah yang menjadi penentu apakah yang bersangkutan masuk katergori rawan narkoba atau tidak.

Menurutnya, mahasiswa yang berasal dari kalangan mampu yang punya daya beli lebih rentan terjerat narkoba.

"Pertama, karena dia punya kemampuan finansial, punya uang untuk beli narkoba, dan kedua mereka gunakan narkoba jarang di kampus, biasanya di tempat kost atau apartemen," tuturnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Indonesia terutama civitas academika seluruh Indonesia dikejutkan dengan terbongkarnya pengedar narkoba jaringan kampus oleh pihak kepolisian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top