Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warga Jakarta Disindir Mengeluh Saat Listrik Mati, Gibran Rakabuming: Kenapa?

Momen listrik mati yang terjadi selama 9 jam lebih pada Minggu (4/8/2019) meninggalkan banyak komentar warganet di media sosial Twitter.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  07:40 WIB
Sejumlah penumpang MRT dievakuasi saat jaringan listrik padam di Jakarta, Minggu (4/8/2019). Gangguan listrik yang melanda Ibu Kota berdampak pada terhentinya operasi MRT Jakarta. - Antara
Sejumlah penumpang MRT dievakuasi saat jaringan listrik padam di Jakarta, Minggu (4/8/2019). Gangguan listrik yang melanda Ibu Kota berdampak pada terhentinya operasi MRT Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Momen listrik mati yang terjadi selama 9 jam lebih pada Minggu (4/8/2019) meninggalkan banyak komentar warganet di media sosial Twitter. 

Salah satu di antaranya, Gibran Rakabuming Raka yang ikut mengomentari sindiran seorang warganet yang awalnya ditujukan kepada celebrity chef Arnold Poernomo.

"Jakarta listrik padam sehari aja blagu, sibuk ngeposting sana sini. Gimana kami yg dipelosok, tiap hari listriknya mati. Kalopun stabil, pas ujan mati, angin kenceng dikit mati. Songong memang rangorang dijakarta ni. Apalagi chef @ArnoldPoernomo dan gengnya," tulis akun @Ungke_Garaya. 

Menanggapi komentar tersebut, Gibran yang berdomisili di Solo, Jawa Tengah tiba-tiba menjawab cuitan tersebut. 

Awalnya, Arnold Poernomo menyatakan ikut prihatin atas momen listrik mati yang terjadi di Jakarta, dan beberapa daerah di sekitarnya. 

 "Jakarta mati lampu??? WAH! Business gimana nih. Untung rumah di Surabaya aman...AC masih nyala," tulis Arnold. 

Cuitan yang disampaikan seorang warganet tersebut juga ia tanggapi dengan nada datar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

listrik Gibran Rakabuming Raka
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top