Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Revitalisasi Kota, Pemerintah Setuju Guyur DKI Jakarta Rp500 Triliun

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) setuju untuk mengguyur Provinsi DKI Jakarta agar disulap menjadi pusat bisnis Indonesia.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  10:43 WIB
Pekerja melakukan perawatan rutin pada salah satu gedung bertingkat di Jakarta, Rabu (22/11). - JIBI/Nurul Hidayat
Pekerja melakukan perawatan rutin pada salah satu gedung bertingkat di Jakarta, Rabu (22/11). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) setuju untuk mengguyur Provinsi DKI Jakarta agar disulap menjadi pusat bisnis Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro menyatakan dalam rapat bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Gubernur DKI Jakarta, membahas upaya menyulap Jakarta menjadi kota bisnis setelah melepas status sebagai ibu kota negara.

"Kami membahas dari usulan DKI lebih dari Rp500 triliun untuk membenahi Jakarta," pungkas Bambang di Kantor Bappenas, Selasa (21/8/2019) malam.

Beberapa aspek yang akan direvitalisasi, kata Bambang, adalah sisi transportasi, lingkungan, perumahan, dan juga air bersih. Bambang menyebut pengucuran dana Rp500 triliun ini bertujuan untuk membuat Jakarta tetap menjadi liveable city.

"Sehingga menarik menjadi kota bisnis regional bisa bersaing dengan Singapura, Kuala Lumpur, maupun Bangkok," terang Bambang.

Asal tahu saja, pada Maret 2019, Gubernur DKI Jakarta sempat mengajukan dana revitalisasi DKI Jakarta sebesar Rp571 triliun.

Dana ini tercatat melampaui rencana pembiayaan pemindahan ibu kota yakni Rp486 triliun. Rencananya anggaran itu akan digunakan selama jangka waktu 10 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top