Tingkatkan Transaksi Non-Tunai, Bank DKI Gandeng PKL Masjid Sunda Kelapa

Bank DKI menjali kerja sama dengan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat untuk meningkatkan transaksi non-tunai (cashless).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 04 Oktober 2019  |  18:24 WIB
Tingkatkan Transaksi Non-Tunai, Bank DKI Gandeng PKL Masjid Sunda Kelapa
PKL - ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA--Bank DKI menjali kerja sama dengan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat untuk meningkatkan transaksi non-tunai (cashless).

Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi mengatakan PKL tersebut bergabung menjadi anggota atau merchant aplikasi JakOne Mobile.

"Dengan menjadi merchant JakOne Mobile, PKL Sunda Kelapa bisa menerima pembayaran non tunai berbasis QR Code," katanya, Jumat (4/10/2019).

Selain itu, Bank DKI juga memberikan fasilitas gerobak dan etalase kepada PKL Sunda Kelapa. Bantuan tersebut diberikan sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR).

Menurutnya, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Bank DKI kepada pelaku UMKM di DKI Jakarta dan dukungan terhadap Program Kerja Pemprov DKI.

"Kami berharap, fasilitas gerobak ini bermanfaat bagi peningkatan pendapatan para pedagang sekitar masjid Sunda Kelapa," jelasnya.

Tidak hanya itu, Babay mengatakan Bank DKI membantu pedagang yang membutuhkan akses permodalan. Bank DKI telah menyediakan fasilitas kredit Monas 25,75 dan 500 yang dapat menunjang usaha mereka untuk dapat berkembang lebih pesat.

Bank DKI siap berdiskusi dan membantu untuk pengembangan lebih lanjut, demi memaksimalkan layanan kepada para pedagang, khususnya di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Menteng.

Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi memberikan apresiasi bantuan yang diberikan Bank DKI kepada para pedagang di Masjid Sunda Kelapa.

"Masjid ini merupakan salah satu kebanggaan warga di Jakarta Pusat. Jadi penataan PKL di kawasan ini harus lebih rapi dari kawasan yang lain. Apalagi pengunjungnya orang kantoran," jelasnya.

Dengan adanya bantuan gerobak dan etalase tersebut, dia berharap keberadaan PKL di Masjid Sunda Kelapa lebih rapi dan membuat pengujung lebih nyaman.

Tidak ada lagi kesan kumuh dan berantakan. Karena itu, dia meminta pedagang merawat fasilitas yang telah diserahkan Bank DKI.

"Kita enggak mau PKL dianggap cuma bikin kotor dan kumuh. Citra PKL harus bersih, rapi dan tidak kumuh. Kalau nanti ada pedagang enggak mau ikut aturan, hanya ada dua pilihan, mau meningkatkan dirinya atau keluar dari sini,” ujar Irwandi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pkl, bank dki

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top