Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

265 Warga Laporkan Kerugian Total Rp44,5 Miliar Akibat Banjir Jakarta

Sebanyak 265 orang warga melaporkan kerugian akibat musibah banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada 1 Januari 2020.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 12 Januari 2020  |  18:28 WIB
Mobil terendam banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan - ANTARA / Sigid Kurniawan
Mobil terendam banjir di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan - ANTARA / Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA--Sebanyak 265 orang warga melaporkan kerugian akibat musibah banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada 1 Januari 2020.

Koordinator Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta 2020 Alvon Kurnia Palma mencatat perkembangan terbaru jumlah pelaporan warga DKI Jakarta yang menyampaikan melalui email banjirdki2020@gmail.com.

"Tim pendataan telah menerima 651 email yang masuk pada Sabtu [11/1/2020]. Sebanyak 265 email telah terindikasi laporannya, tetapi terdapat 4 email yang belum memenuhi persyaratan yang diminta oleh tim," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (12/1/2020).

Dia menuturkan warga DKI Jakarta yang mengalami kerugian akibat banjir harus melampirkan persyaratan administrasi, antara lain dokumen berupa nama lengkap sesuai KTP, alamat tempat tinggal, Foto KTP DKI Jakarta, jumlah nilai perkiraan kerugian, serta foto bukti harta / aset yang terkena dampak banjir.

Berdasarkan laporan, warga yang tinggal di wilayah Jakarta Barat paling banyak mengirimkan laporan, yaitu sebanyak 48,9% atau 137 warga dari total laporan yang tercatat.

Laporan terbanyak kedua berasal dari warga yang tinggal di wilayah Jakarta Timur, yaitu mencapai 22,9% atau 64 warga.

"Sedangkan Wilayah Jakarta Pusat adalah wilayah yang paling sedikit melaporkan kepada tim, hanya 10 warga atau sekitar 3,6%," ucapnya.

Dari 5 wilayah DKI Jakarta tercatat 46 kecamatan yang melaporkan kepada Tim. Berdasarkan wilayah kecamatan, dari wilayah Jakarta Barat terdapat 14 kecamatan, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masing-masing 11 kecamatan, Jakarta Pusat 6 kecamatan dan Jakarta Utara 4 kecamatan. Kecamatan yang paling banyak melaporkan adalah Kecamatan Cengkareng sebanyak 40 warga, Kecamatan Kebon Jeruk 39 warga dan Kecamatan Kembangan 20 warga.

Dari 265 laporan warga DKI Jakarta yang melapor, tercatat 249 warga yang melaporkan nilai kerugian harta bendanya dengan total nilai kerugian mencapai Rp44,5 miliar.

"Nilai kerugian terkecil senilai Rp498 ribu dan nilai kerugian terbesar mencapai Rp 8,7 Miliar," tuturnya.

Berikut ini data yang masuk ke Tim Pendataan berdasarkan Wilayah Jakarta:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta kerugian
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top