Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PKS Ingin Kursi Wagub DKI Segera Terisi, Tak Perlu Fit and Proper Test

Dua calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra, Nurmansjah Lubis serta Riza Patria dinilai tidak memerlukan tahapan fit and proper test seperti dua Cawagub terdahulu yang akhirnya  mandek.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Januari 2020  |  19:41 WIB
Ketua DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo (kanan) bersama Wakil Ketua Khoiruddin (kedua kanan) saat melakukan rapat dengan Tim Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Wagub DKI Jakarta, yakni Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif (ketiga kanan), Peneliti senior LIPI Siti Zuhro (ketiga kiri), Pakar Kebijakan Publik Eko Prasojo (kedua kiri) dan Pengamat Politik Ubedillah Badrun (kiri) di Jakarta, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Ketua DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo (kanan) bersama Wakil Ketua Khoiruddin (kedua kanan) saat melakukan rapat dengan Tim Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Wagub DKI Jakarta, yakni Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif (ketiga kanan), Peneliti senior LIPI Siti Zuhro (ketiga kiri), Pakar Kebijakan Publik Eko Prasojo (kedua kiri) dan Pengamat Politik Ubedillah Badrun (kiri) di Jakarta, Rabu (23/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera menginginkan kursi wakil gubernur DKI Jakarta yang sudah lama kosong bisa segera terisi. 

Dua calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra, Nurmansjah Lubis serta Riza Patria dinilai tidak memerlukan tahapan fit and proper test seperti dua Cawagub terdahulu yang akhirnya  mandek.

"Kita tidak perlu, teman- teman tahulah ide fit and proper test itu dari siapa [pada saat Cawagub Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu], teman- teman sudah tahu lah," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Sakhir Purnomo di Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).

PKS menilai akan lebih baik proses pemilihan Wakil Gubernur Jakarta segera diselesaikan agar kekosongan jabatan selama 1 tahun 8 bulan itu dapat segera terisi.

"Kita kan pengennya lancar. Kalau mau kembali lagi ke titik awal, sebenarnya itu jatahnya PKS. Logikanya seperti itu," kata Sakhir.

Meski demikian Sakhir mengatakan PKS tidak ambil pusing masalah itu dan berharap siapa pun yang terpilih nantinya merupakan pasangan yang tepat mendampingi Gubernur Anies Baswedan.

"PKS itu berjiwa besar. Kita mundurkan sedikit langkah kita, mudah- mudahan Allah memberikan yang terbaik," kata Sakhir.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Gerindra M Taufik mengatakan hal senada dengan PKS, bahwa para kandidat yang baru diajukan sebagai Calon Wakil Gubernur tidak perlu melewati tahapan fit and proper test.

"Gak ini udah jago semua," kata Taufik di DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/1/2020).

Padahal pada saat cawagub yang diusulkan murni dari PKS, para kandidat diharuskan menjalani uji kepatutan dan kelayakan pada Januari 2019 lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wagub dki

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top