Anies Bawa Dua Opsi Sirkuit Formula E ke Jokowi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan bertemu Presiden Joko Widodo untuk membahas kepastian lokasi sirkuit ajang balap mobil listrik Formula E.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 10 Februari 2020  |  20:28 WIB
Anies Bawa Dua Opsi Sirkuit Formula E ke Jokowi
Salah satu jenis mobil balap Formula E - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewakili pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan bertemu Presiden Joko Widodo untuk membahas kepastian lokasi sirkuit ajang balap mobil listrik Formula E.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menanggapi bocornya surat Kementerian Sekretariat Negara selsku Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Taman Merdeka (Komrah) yang masih membuka kemungkinan Formula E berada di Monas.

"Ini kita lagi ada beberapa alternatif [lokasi]. Nanti saja deh, nunggu. Rencananya InsyaAllah pak gubernur mau ketemu pak presiden, malam ini," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/2/2020).

Hari enggan berkomentar lebih lanjut terkait isi 'permohonan restu' yang akan dibawa Anies ke Presiden Jokowi. Namun, menurutnya, hal paling utama yakni meminta kejelasan terkait izin.

Hal ini sebab dalam surat yang ditandatangani Menteri Sekretaris Negara Pratikno selaku Kepala Komrah itu mengizinkan Formula E berada di Monas dengan syarat.

Di antaranya, merencanakan konstruksi lintasan, tribun penonton, dan fasilitas lainnya dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, menjaga keasrian, kelestarian vegetasi pepohonan, serta kebersihan dan kebersihan lingkungan kawasan Medan Merdeka.

Selain itu, Pemprov diminta menjaga keamanan dan ketertiban, serta melibatkan instansi terkait guna menghindari perubahan fungsi, kerusakan lingkungan dan kerusakan cagar budaya di kawasan Medan Merdeka.

Oleh sebab itu, kemungkinan besar Pemprov DKI Jakarta masih akan mengusung dua opsi pilihan lokasi, "Ada dua pilihan, kalau seandainya tidak diperbolehkan di Monas kan di area GBK [Gelora Bung Karno], tapi kalau diperbolehkan di Monas, ya ditindaklanjuti, gitu loh," ungkap Hari.

Menurut Hari, bertemunya Anies dengan Jokowi ini bukan berarti lokasi Formula E menjadi masalah. Justru kejelasan diperlukan agar semua pihak lega.

Selain itu, sebagai salah satu bagian pengurus infrastruktur Formula E, Hari mengaku semua progres pembangunan masih on the track dan tetap ditargetkan rampung pada April 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anies baswedan, Formula E Championship

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top