Gerindra Tuding PKS Bikin Pemilihan Wagub DKI Tertutup

Menurut Taufik, pemilihan wagub secara terbuka bisa meminimalisir politik uang.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  16:50 WIB
Gerindra Tuding PKS Bikin Pemilihan Wagub DKI Tertutup
M. Taufik menunjukkan lembaran C1, Minggu (5/5/2019). - Bisnis/Feni

Bisnis.com, JAKARTA - Penasihat Fraksi Gerindra DPRD DKI Mohammad Taufik menyesalkan usulan pemilihan wakil gubernur atau Wagub DKI secara terbuka tak terwujud.

Menurut Taufik, pemilihan wagub secara terbuka bisa meminimalisir politik uang.

"Yang kemungkinan money politic itu (pemilihan) tertutup. Digulung-gulung, ditulis-tulis gitu," kata Taufik di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Dalam rapat pimpinan, kata dia, anggota Gerindra meminta agar pemilihan secara terbuka. Sebab, para legislator menggunakan hak suaranya bukan atas nama pribadi melainkan konstituennya.

"Dia wakil rakyat. Kalau pemilihan umum boleh karena dia mewakili dirinya sendiri," ujarnya.

Dalam rapat pimpinan di DPRD, kata dia, mayoritas fraksi di Kebon Sirih sepakat voting dilakukan secara terbuka. Namun, Fraksi PKS menolak voting secara terbuka.

"Sebenarnya hampir semua sepakat terbuka, tapi karena PKS ngotot (tertutup)," ujarnya.

 "Diajak terbuka nggak mau. Maunya tertutup, ya kami mempertanyakan ada apa tertutup?"

Karena PKS berkukuh voting dilakukan tertutup, akhirnya Gerindra mengamini permintaan partai bulan sabit kembar itu.

"Kami Gerindra melanjutkan keinginan PKS."

Hingga berita ini diturunkan, Tempo belum mendapatkan konfirmasi dari Fraksi PKS terkait alasan mereka menolak pemilihan Wagub DKI secara terbuka.

Ketua Fraksi PKS DKI Muhammad Arifin belum merespons pesan singkat dan sambungan telepon.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pks, gerindra, wagub dki

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top