Gara-Gara Corona Pasar Tanah Abang Ditutup Sementara

Penutupan sementara Pasar Tanah Abang guna menekan penyebaran virus corona dilakukan pada 27 Maret – 5 April 2020.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  15:55 WIB
Gara-Gara Corona Pasar Tanah Abang Ditutup Sementara
Pedagang menata kain tekstil di pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (11/2/2020). - Bisnis/Arief Hermawan

Bisnis.com, JAKARTA — Guna menekan potensi penyebaran wabah corona penutupan sementara dilakukan di seluruh pasar yang berada di kawasaan Tanah Abang yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya.

Dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Kamis (26/3/2020), penutupan ini dilakukan meliputi Pasar Tanah Abang Blok A, Pasar Tanah Abang Blok B dan Pasar Tanah Abang Blok F.

Kendati demikian hanya Pasar Tanah Abang Blok G saja yang masih buka namun itupun terbatas kepada pedagang yang berjualan jenis bahan pangan saja. Penutupan ini dilakukan dalam sebagai upaya pencegahan dan penyebaran covid-19.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan kwasan Pasar Tanah Abang tiap menjelang bulan suci Ramadan mengalami kenaikan jumlah pengunjungnya yang cukup naik tajam.

Menurutnya, oengunjung ini tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya saja, melainkan cukup banyak pembeli yang berdatangan dari luar daerah hingga mancanegara.

Untuk itu dia menilai perlunya dilakukan kebijakan khusus agar penyebaran virus corona bisa dicegah di salah satu pasar terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

“Penutupan dilakukan besok pertanggal 27 Maret – 5 April mendatang, seluruh aktivitas perdagangan di pasar tersebut kita liburkan sementara, ini merupakan salah satu langkah pencegahan dan penyebaran Covid-19, terkecuali di Blok G boleh berjualan khusus bahan pangan saja,” ujar Arief, seperti dikutioo dari siaran persnya, Kamis (26/3/2020).

Dia menambahkan, dalam melakukan penutupan sementara  tersebut, manajemen Pasar Jaya telah melakukan komunikasi dengan para pedagang terlebih dahulu.

Terlebih menjelang bulan ramadan merupakan periode yang sangat penting bagi pedagang untuk berjualan. Pasalnya pada periode tersebut penjualan barang mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari biasa.

“Untuk penutupan ini tentu sudah dilakukan komunikasi dan sosialisasi kepada pedagang terlebih dahulu, kita sampaikan beberapa hal untuk adanya pengertian bersama diantara para pedagang dan juga manajemen, untuk ini baik pedagang dan manajemen sepakat untuk menutup bersama area pasar hingga batas waktu tersebut,” katanya.

Sebelumnya sejumlah langkah telah dilakukan Pasar Jaya untuk menekan penyebaran virus corona di pasar Tanah Abang.

Di awal kasus virus corona merebak di Jakarta, dia mengaku manajemen Pasar Jaya langsung melakukan pembatasan pintu akses masuk kedalam pasar, dan melakukan penyemprotan desinfektan serta menempatkan sejumlah handsanitizer di beberapa titik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tanah abang, Virus Corona

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top