Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembatasan Ruas Jalan ke Jakarta, Kapolda Metro Minta Warga Tidak Panik

Nana mengaku bahwa Polda Metro Jaya sudah melakukan latihan dalam bentuk simulasi untuk menghadapi dampak terburuk dari pembatasan dan penyekatan sejumlah ruas jalan menuju DKI Jakarta, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona penyebab Covid-19.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  12:57 WIB
Kendaraan melintas di samping pohon-pohon di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (8/3). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menata ulang kawasan Sudirman-Thamrin, yang berdampak pada ditebangnya pohon-pohon teduh di kawasan tersebut. ANTARA FOTO - Reno Esnir
Kendaraan melintas di samping pohon-pohon di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (8/3). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk menata ulang kawasan Sudirman-Thamrin, yang berdampak pada ditebangnya pohon-pohon teduh di kawasan tersebut. ANTARA FOTO - Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Nana Sudjana mengimbau warga DKI Jakarta agar tidak panik terkait rencana pembatasan dan penyekatan sejumlah ruas jalan menuju ke DKI Jakarta.

Dia mengakui sejak muncul wacana pembatasan dan penyekatan sejumlah ruas jalan, tidak sedikit masyarakat yang panik, kemudian memborong sembako di sejumlah supermarket.

Menurutnya, stok pangan masih sangat cukup jika Pemerintah Pusat tetap memberlakukan lockdown wilayah DKI Jakarta.

"Kami berharap jangan sampai timbul panic buying ya atas rencana ini dan melakukan hal-hal negatif lainnya," tuturnya, Senin (30/3/2020).

Nana mengaku bahwa Polda Metro Jaya sudah melakukan latihan dalam bentuk simulasi untuk menghadapi dampak terburuk dari pembatasan dan penyekatan sejumlah ruas jalan menuju DKI Jakarta, dalam rangka mencegah penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

"Kita sudah melakukan latihan ya, dalam bentuk simulasi dan cara bagaimana kita menutup, kita sebut sistem pengamanan kota. Ini terus kita lakukan latihan-latihan," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya mengeluarkan Telegram Resmi (TR) nomor: STR/414/III/OPS.2/2020 yang berisi lima perintah Kapolda Metro Jaya.

Pertama, memerintahkan Kabag Ops Polda Metro Jaya membuat rencana pengamanan penutupan jalan atau pengalihan arus kendaraan yang akan keluar-masuk ke DKI Jakarta.

Kedua, beberapa jalur yang akan ditutup semua jalan raya dan jalan kecil atau perkampungan yang menjadi akses keluar-masuk ke DKI Jakarta.

Ketiga, penutupan jalan raya dan jalan kecil itu dilakukan oleh Polri yang dibantu TNI (Kodim/Koramil) dan Pemda setempat.

Keempat, menutup semua akses tol yang menjadi titik keluar-masuk DKI Jakarta di mana pengamanannya dilakukan Polri dan TNI serta Jasa Marga.

Kelima, rencana pengamanan dan penutupan seluruh akses keluar-masuk ke DKI Jakarta itu akan dirapatkan pada Senin 30 Maret 2020 pukul 08.30 WIB di Ruang Rapat lantai 21 Gedung Promoter Polda Metro Jaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Lockdown
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top