Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Distribusi Pangan Sampai Rumah, Pemprov DKI Gandeng Ojol dan Pedagang Pasar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Perumda Pasar Jaya menggandeng para pengendara Ojol untuk mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  18:12 WIB
Pedagang merapikan telur di Pasar Senen, Jakarta, Senin (29/4/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Pedagang merapikan telur di Pasar Senen, Jakarta, Senin (29/4/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Perumda Pasar Jaya menggandeng para pengendara ojek online (Ojol) untuk mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil akibat distribusi bahan pokok secara langsung ke rumah warga merupakan tantangan utama di tengah imbauan social distancing measure.

"Jadi kita membuat sebuah program yang Insyaallah masyarakat bisa memanfaatkannya untuk belanja secara jarak jauh. Jadi masyarakat bisa membeli kebutuhan-kebutuhannya di pasar secara langsung lewat menelepon setiap pedagang di pasar itu," jelas Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Anies menjelaskan bahwa terkini, Pasar Jaya telah menggandeng platform Ojol untuk mengantar kebutuhan warga. Sudah ada setidaknya 50 pasar di Jakarta yang menyediakan program belanja jarak jauh.

Menurut Anies, langkah ini perlu digelar, mengingat status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di DKI Jakarta diperpanjang hingga dua minggu ke depan.

"Sehingga pasti ada kebutuhan-kebutuhan yang tidak mungkin bisa didapat tanpa harus menjangkau pasar. Jadi ini salah satu terobosan yang dilakukan. Mudah-mudahan nanti bisa membantu masyarakat di Jakarta," ungkapnya.

Namun demikian, Anies memastikan Pemprov DKI Jakarta bersama jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang pangan seperti Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya (Tjipinang FS) terus menjaga stabilitas stok dan harga kebutuhan pokok masyarakat.

"Misalkan tidak ada pasokan sekalipun, akan aman hingga dua bulan ke depan. (Namun) alhamdulillah pasokan jalan terus, tidak ada kendala juga untuk distribusi dan jalur-jalur distribusi diamankan bersama-sama dengan Kepolisian dan TNI. Tidak ada gangguan untuk pasokan ke Jakarta," tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan secara teknis langkah-langkah belanja jarak jauh ini.

Masyarakat bisa melihat laman resmi pasarjaya.co.id dan sosial media Instagram Pasar Jaya, kemudian memilih kontak pedagang yang telah dipublikasi.

Tiap pasar pun akan disediakan hotline atau call center yang buka mulai jam 08.00 sampai 12.00 WIB untuk memudahkan masyarakat yang mencari pedagang tertentu.

Masyarakat bisa mulai menghubungi pedagang langganannya, dari mulai bumbu-bumbuan, daging, sayur-mayur, buah, sembako, lauk, hingga makanan ringan, dan masih banyak lagi, yang nantinya akan diantarkan oleh Ojol.

"Mudah-mudahan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta, dan kemudian gerakan ekonomi kecilnya pedagang pasar juga tetap bisa dijaga," harap Arief.

Pasar Jaya berharap adanya langkah ini mampu tetap meramaikan perdagangan di pasar-pasar tradisional seluruh Jakarta, sembari tetap menerapkan langkah jarak sosial dan memudahkan masyarakat yang tengah menjalani work from home (WFH). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top