Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

118 Tenaga Medis di DKI Jakarta Positif Corona, 20 Orang Sembuh

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat adanya 118 tenaga medis di wilayah Ibu Kota yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 06 April 2020  |  19:40 WIB
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool
Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran itu siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - Pool

Bisnis.com,JAKARTA - Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto menyatakan bahwa jumlah tenaga medis terinfeksi Covid-19 di Jakarta semakin meningkat.

"Tenaga kesehatan yang terpapar [total] 118 orang positif, [di antaranya] sembuh 20 orang dan berasal dari 41 Rumah Sakit di DKI Jakarta," ujar Catur di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/4/2020).

Artinya, angka tenaga medis dan kesehatan yang dirawat masih 98 orang. Hal ini tercatat masih meningkat dari data sebelumnya pada Jumat (3/4/2020) yang belum tembus angka 100 orang, yakni 95 orang dengan 1 orang tercatat meninggal yang tersebar di 32 RS dan 1 klinik di Jakarta.

Oleh sebab itu, Catur mengingatkan agar warga DKI Jakarta terus mematuhi imbauan physical distancing atau jaga jarak sosial, serta memakai masker non-medis ketika berkegiatan keluar rumah.

"Penggunaan masker tidak harus masker bedah, atau masker N95. Karena justru masker bedah atau masker N95 itu diperuntukan untuk tenaga medis. Jadi disarankan untuk masyarakat terutama di dalam rangka kelangkaan masker yang terjadi ini, gunakanlah masker kain," jelasnya.

Menurutnya, sasker kain bisa dibuat sendiri untuk keperluan sendiri, sehingga masyarakat bisa memakai masker dalam waktu secepatnya dengan masker berbahan kain yang bisa dibuat masing-masing di rumah.

Dalam kesempatan yang sama, Catur mengungkap total pasien positif sampai hari ini adalah 1.268 orang, di mana yang sudah sembuh adalah 67 orang dan yang meninggal 126 orang.

Adapun, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) pada posisi saat ini adalah 2.531 orang, dengan yang masih dipantau 518 orang dan yang sudah selesai dipantau 2.013 orang.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP), jumlah totalnya adalah 2.098 orang, masih dirawat 905 orang dan sudah pulang 1.193 orang.

Lebih lanjut, dia menjelaksan mengenai pelaksanaan rapid test di DKI Jakarta sampai hari ini. Rapid test di DKI Jakarta pada hari ini sudah  dilakukan terhadap 24.015 orang, dengan hasil yang dinyatakan positif 589 orang.

"Tentu sebagaimana yang saya juga pernah sampaikan berulang kali di kesempatan ini, terhadap mereka yang dinyatakan positif dari hasil rapid test, maka akan dilaksanakan tes dengan menggunakan swab PCR," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top