Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jurnalis Jakarta Ikuti Rapid Test yang Digelar Kominfo

Kalangan jurnalis kini sengaja mengikuti rapid test untuk memastikan dirinya tidak terinfeksi virus corona.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 08 April 2020  |  19:18 WIB
Kalangan jurnalis mulai melakukan pendaftaran tes rapid untuk mengetahui virus corona (Covid-19). - istimewa
Kalangan jurnalis mulai melakukan pendaftaran tes rapid untuk mengetahui virus corona (Covid-19). - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah jurnalis baik media cetak, online, hingga televisi mengikuti rapid test virus corona yang digelar secara Drive-Thru di Halaman Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, hari ini.

Salah seorang jurnalis media online, M. Yusuf Agam mengatakan dia sengaja mengikuti rapid test ini untuk memastikan dirinya tidak terinfeksi virus corona. Sebab, selama pandemi ini, dia masih harus turun ke lapangan mencari dan menulis berita mengenai virus ini.

Agam menyebut untuk mengikuti rapid test, dia mendaftar di aplikasi Halodoc sehari sebelumnya. Ada sejumlah pilihan waktu untuk ikut dalam tes cepat Corona ini yaitu pada pukul 10.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB dan 14.00 WIB.

"Saya ambil jam 2 karena masih harus liputan paginya," ujar Agam kepada Bisnis, Rabu (8/4/2020).

Sampai di Gedung Kominfo sekitar pukul 13.30 WIB, Agam dicek identitasnya dan diminta konfirmasi pendaftaran di aplikasi. Kemudian, dia diminta mengantri di jalur motor. "Antrinya nggak berdiri tapi bawa motor, 15 menit lah antri," imbuhnya.

Mendapat giliran, Agam diberi nomor untuk diserahkan ke petugas. Tak sampai 5 menit, petugas medis hanya menyuntikkan alat rapid test di jari tengah Agam seperti untuk mengetahui golongan darah. Tak ketinggalan dia diberikan masker dan tisu untuk menghapus sedikit darah yang masih keluar akibat disuntik alat tersebut.

Hasilnya pun keluar sangat cepat. Kira-kira 20 menit Agam sudah mendapatkan hasil dirinya negatif dari Covid-19. "Alhamdulillah negatif," imbuhnya.

Rapid test terhadap jurnalis tidak hanya dilakukan di Jakarta. Pemerintah di sejumlah daerah juga melakukan hal serupa seperti di Bengkulu, Depok, dan Balikpapan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona rapid test
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top