Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Covid-19 di Jakarta Berpotensi Naik Lagi Bila Ini Terjadi!

Angka reproduction di Jakarta berhasil menyentuh angka 1,11. Artinya, satu orang positif Covid-19 masih bisa menularkan Virus Corona kepada satu orang lainnya.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  19:28 WIB
Gubernu DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau distribusi bansos untuk warga terdampak pandemi Covid-19 di Jakarta. - Instagram@aniesbaswedan
Gubernu DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau distribusi bansos untuk warga terdampak pandemi Covid-19 di Jakarta. - Instagram@aniesbaswedan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh masyarakat terus meningkatkan kedisiplinan di fase penentuan pengendalian Covid-19, agar tren penularan tak kembali meningkat.

Hal ini diungkapnya ketika secara resmi memperpanjang status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jilid III secara virtual di akun resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (19/5/2020).

Sebelumnya, Anies menyebut hasil kajian epidemiologi terbaru yang mengukur tingkat potensi penularan oleh satu orang positif Covid-19 atau angka reproduction, berhasil menyentuh angka 1,11.

Artinya, satu orang positif Covid-19 masih bisa menularkan Virus Corona kepada satu orang lainnya. Oleh sebab itu, PSBB kembali diperpanjang untuk menekan angka reproduction berada di bawah satu.

"Bila dalam dua pekan ke depan, 14 hari ke depan, kita merasa sudah selesai PSBB-nya, merasa dilonggarkan, merasa dikurangi, lalu berkumpul, kegiatan-kegiatan pengumpulan orang terjadi, ada potensi. Ada potensi angka reproduction ini akan naik lagi. Ingat, kita pernah berada di angka empat di bulan Maret," jelasnya.

Oleh sebab itu, Anies menggarisbawahi tidak akan ada pelonggaran dan pengurangan PSBB.

Anies mengajak warga menahan diri agar tak berangkat mudik saat lebaran dan tetap tinggal di Jakarta untuk memastikan Ibu Kota betul-betul bisa berhasil mengendalikan Covid-19.

Selain itu, Anies mengingatkan bahwa tenaga medis dan kesehatan merupakan pertahanan terakhir. Elemen masyarakst yang menentukan ketersediaan kapasitas infrastruktur kesehatan dengan menghindari diri sendiri tertular.

Harapannya, PSBB yang akan berlangsung pada 22 Mei 2020 - 7 Juni 2020 nanti akan menjadi PSBB penghabisan menuju kehidupan "new normal", apabila angka reproduction benar-benar berhasil ditekan.

"Mari kita sama-sama. Kita bisa! Seluruh warga Jakarta, saya percaya, kita bisa! Disiplin kita kerjakan, dan insya Allah ini menjadi penghabisan bagi kita semua. Setelah itu kita memulai babak baru bisa berkegiatan di luar rumah seperti semula, dan tentu dengan protokol yang baru," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top