Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Covid-19 DKI Jakarta 29 Mei: Kasus Positif Bertambah 124 Orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan statistik terkini dalam laman resmi corona.jakarta.go per 29 Mei 2020.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  16:56 WIB
Data Covid/19 DKI Jakarta Jumat 29 Mei 2020
Data Covid/19 DKI Jakarta Jumat 29 Mei 2020

Bisnis.com, JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan statistik terkini dalam laman resmi corona.jakarta.go per 29 Mei 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan bahwa per hari ini ada penambahan dari 6.929 kasus menjadi 7.053 orang positif Covid-19 di Jakarta, atau naik 124 orang.

Penambahan kasus baru per hari ini tercatat naik dibandingkan 28 Mei 2020 (103 kasus), namun turun daripada 27 Mei 2020 (137 kasus). Angka ini terbilang tinggi karena tren penambahan DKI beberapa hari sebelumnya pernah menyentuh di bawah angka 100, yakni 67 kasus pada 25 Mei 2020 dan 61 kasus pada 26 Mei 2020.

Dari total pasien positif, jumlah sembuh naik dari 1.719 menjadi 1.807 orang sementara yang meninggal dunia bertambah 3 orang daei hari sebelumnya, sehingga total 517 orang.

"Sampai dengan hari ini kami laporkan, sebanyak 2.006 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.723 orang melakukan self isolation di rumah," jelasnya dalam konferensi pers virtual di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Pasien yang dirawat ini turun dari hari sebelumnya 28 Mei 2020, yakni sebanyak 2.055. Sementara yang melakukan isolasi mandiri di rumah naik dari hari sebelumnya, yakni 2.641.

Orang Tanpa Gejala (OTG) tercatat naik dari 17.069 menjadi 17.188 orang, sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 13.887 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 9.959 orang.

Tes Covid-19

Widyastuti menjelaskan, secara kumulatif pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 28 Mei 2020 sebanyak 142.703 sampel.

"Pada 28 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 2.565 orang, di mana 1.183 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 124 positif dan 1.059 negatif," ujar Ani.

Pemprov DKI Jakarta terus melakukan koordinasi dengan 36 laboratorium metode PCR wilayah kerja DKI Jakarta. Sementara itu, untuk menambah kapasitas tes, Pemprov DKI melakukan pengembangan dengan membuat laboratorium darurat di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Rapid test juga masih dilakukan di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

Selain itu, Widyastuti menambahkan bahwa terdapat 58 kelurahan zona merah yang juga ditelusuri menggunakan rapid test terhadap warganya yang berpotensi besar tertular Covid-19.

"Sampai dengan sekarang sudah diperiksa sebanyak 139.154 orang dengan persentase 4 persen positif atau 5.613 orang reaktif Covid-19," tambahnya.

Peta Persebaran

Kelurahan yang bersih Covid-19 atau tak memiliki warga yang positif mencapai 260 dari total 267 kelurahan di Jakarta.

Jumlah kasus menunggu hasil di DKI Jakarta masih ada 2.269 kasus. Sementara yang positif tapi belum diketahui lokasinya ada 580 kasus.

Sunter Agung masih menjadi pemuncak dengan total memiliki warga positif Covid-19 sebanyak 150 orang. Disusul Pademangan Barat (135 orang) dan Petamburan (133 orang).

Kemudian beberapa kelurahan lain yang belum menyentuh angka 100, yakni Kebon Kacang 92 orang, Penjaringan justru turun dari sebelumnya 92 orang menjadi 90 orang, Kebon Melati pun turun dari 68 orang ke 67 orang.

Sedangkan Pondok Bambu naik 1 orang menjadi 63 orang, Maphar tetap 59 orang, Palmerah tetap 56 orang, Kebon Jeruk tetap 55 orang, Kelapa Gading Barat (54 orang), Kramat naik 1 orang menjadi 53 orang, Pondok Kelapa tetap 52 orang, dan Pegadungan tetap 51 orang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 dki jakarta Virus Corona
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top