Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mal di Jakarta Siap Dibuka, Gerai Ritel Apa Saja yang Langsung Beroperasi?

Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menyatakan mal bisa kembali buka pada 15 Juni 2020, tapi tak semua kategori akan langsung dibuka. Gerai ritel apa saja yang bakal buka pada tahap awal?
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Juni 2020  |  06:27 WIB
Suasana tenan makanan yang sepi di salah satu pusat perbelanjaan usai adanya anjuran untuk menjaga jarak sosial dan beraktivitas dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta, Senin (23/3/2020). - Bisnis/Nurul Hidayat
Suasana tenan makanan yang sepi di salah satu pusat perbelanjaan usai adanya anjuran untuk menjaga jarak sosial dan beraktivitas dari rumah untuk mencegah penyebaran virus corona di Jakarta, Senin (23/3/2020). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Para pengelola mal di Jakarta tengah mempersiapkan diri untuk kembali buka pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Gerai ritel kategori apa saja yang bakal langsung beroperasi?

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat mengungkapkan pembukaan mal akan dilakukan secara bertahap sesuai kategori. 

“Kategori yang belum akan buka pada 15 Juni dan sedang akan dipertimbangkan untuk buka di fase berikutnya adalah lebih ke arah leisure kategori, antara lain sinema, fitness, karaoke, arena permainan anak, dan tempat kursus anak,” terangnya dalam pernyataan resmi seperti dilansir Tempo, Minggu (7/6/2020).

Sementara itu, kategori yang sebelumnya tetap buka selama PSBB adalah peritel yang menjual bahan pangan, farmasi, dan juga toko makanan untuk delivery serta take away.

Ellen memastikan para pengelola telah membuat penanda protokol kesehatan yang harus diikuti oleh pengunjung serta menyampaikan standar baru kesehatan kepada para tenant agar mereka mempersiapkan karyawannya serta produk yang dijual. 

“Para retailer juga harus mengikuti protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah berdasarkan jenis usahanya,” tuturnya.

Pihak mal disebut sedang mempersiapkan berbagai fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk mengikuti protokol kesehatan yang wajib diterapkan, termasuk pelatihan kepada karyawan.

APPBI menyampaikan nantinya akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi karyawan dan pengunjung, serta penggunaan masker dan pelindung wajah bagi karyawan. Pusat perbelanjaan juga tengah mempersiapkan ketersediaan cairan pembersih tangan dan wastafel. 

Adapun untuk pengunjung, standar baru kesehatan ini mencakup pengaturan jarak sejak masuk ke dalam mal, yang mencakup pembatasan kapasitas lift, jarak di eskalator, serta antrean kasur. Selain itu, pembayaran transaksi mesti menggunakan sistem cashless demi menekan perpindahan fisik uang sebagai media penyebaran virus.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengizinkan mal kembali dibuka pada 15 Juni 2020. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki mal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top