Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Corona Jakarta 24 Juni: Kasus Covid-19 Tambah 154 Jadi 10.277

Dngan tambahan 154 kasus baru itu, maka total akumulasi kasus Covid-19 di DKI 10.277 orang.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  16:06 WIB
Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman
Tes corona oleh Lembaga Eijkman - dokumentasi lembaga Eijkman

Bisnis.com, JAKARTA – Kasus Covid-19 yang disebabkan virus corona di DKI Jakarta bertambah 154 orang hari ini, Rabu (24/6/2020).

Dikutip dari laman corona.jakarta.go.id, dengan tambahan 154 kasus baru itu, maka total akumulasi kasus Covid-19 di DKI 10.277 orang.

Pada hari ini, total pasien dirawat 1.349 orang (13,1 persen), pasien sembuh 5.322 orang (51,8 persen), dan pasien meninggal 628 orang (6,1 persen).

Adapun total orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 73.418 orang, dari jumlah itu ada 483 orang dalam proses pemantauan, 72.795 orang selesai dipantau, dan 140 orang meninggal.

Kemudian, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 17.008 orang dengan rincian 776 orang dirawat, 14.252 orang pulang, dan 1.980 orang meninggal.

Sementara itu, total rapid test yang sudah dilakukan sebanyak 212.329 dengan hasil 7.349 reaktif, dam 204.935 nonreaktif.

Adapun tes swab berbasis polymerase chain reaction (PCR) untuk menegakkan diagnosis kasus baru sebanyak 128.452 orang, dengan hasil 10.295 positif, dan 118.157 negatif.

Total spesimen yang diperiksa berbasis PCR 263.673 dengan hasil 20.234 positif dan 243.439 negatif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemprov DKI Virus Corona covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top