Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jalur Sepeda di Jalan Tol, Kadishub DKI: Hanya untuk Sepeda Balap

Langkah itu diambil untuk mengakomodasi tingginya animo masyarakat DKI Jakarta ihwal kesadaran untuk bersepeda sebagai alat transportasi dan olah raga.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  14:10 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. - Youtube
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan jalur sepeda khusus road bike atau sepeda balap di ruas jalan tol yang membentang dari Kebon Nanas sampai dengan Tanjung Priok sepanjang 20 kilo meter.

Langkah itu diambil untuk mengakomodasi tingginya animo masyarakat DKI Jakarta ihwal kesadaran untuk bersepeda sebagai alat transportasi dan olah raga.

“Hal ini terindentifikasi kemarin terakhir pengguna sepeda di kawasan jalur sepeda sementara di Jalan Sudirman, Thamrin sampai Medan Merdeka Barat sangat tinggi,” kata Syafrin saat ditemui di Balai Kota pada Rabu (26/8/2020).

Kendati demikian, Syafrin menerangkan, jalur ini hanya dikhususkan untuk jenis sepeda balap dengan spesifikasi cepat.

“Kita pahami bahwa para pesepeda khususnya yang komunitas road bike ini, itu mereka memiliki spesifikasi tersendiri. Mereka saat bersepeda itu kecepatannya tinggi kemudian mereka berkelompok dan tentu jika ini difasilitasi bersamaan dengan warga lainnya itu akan tetap berpengaruh pada aspek keselamatan pengguna pesepeda lainnya,” ujarnya.

Dia membeberkan rencana itu telah disampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ihwal penyiapan satu ruas jalan tol bagi jalur pesepeda.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) selama perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I yang berlangsung dari 14 hingga 27 Agustus 2020 mendatang.

Langkah itu, menurut Anies, diambil untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19 yang ditimbulkan dari adanya kerumunan orang di tengah masyarakat.

“Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Care Free Day kami putuskan untuk ditiadakan, karena Car Free Day ini berpotensi kerumunan,” kata Anies melalui keterangan resmi pada Kamis (13/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda car free day
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top