Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operasi Yustisi Masuk Kantor, Wagub DKI: Aparat Punya Akses Masuk Ruangan

Jika ada kantor yang kedapatan melanggar, maka operasi perusahaan terkait bakal ditutup sementara. Bahkan, izin operasionalnya dapat dicabut.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 17 September 2020  |  15:52 WIB
Wagub DKI Ahmad Riza Patria - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Wagub DKI Ahmad Riza Patria - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan operasi yustisi bakal digalakkan pada area perkantoran, khususnya selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Wagub yang akrab disapa Ariza ini menerangkan, aparat penegak hukum memiliki akses untuk melakukan penyidakkan ke dalam ruang kantor untuk memastikan protokol kesehatan terkait pemberlakuan PSBB jilid kedua dipatuhi.

“Dan setiap Senin ada Operasi Yustisi, aparat bisa masuk akses tidak hanya menjaga di gerbang tapi masuk ke ruang-ruang kantor. Sudah kami umumkan. Supaya semua disiplin,” kata Ariza kepada awak media pada Kamis (17/9/2020).

Jika ada kantor yang kedapatan melanggar, dia menegaskan, operasi perusahaan terkait bakal ditutup sementara. Bahkan, izin operasionalnya dapat dicabut.

“Setiap kantor juga harus ditunjuk kader Covid-19 untuk memastikan ada protokol, dan secara berkala kita minta pelaporan,” ujarnya.

Berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid I, PSBB kali ini fokus untuk mengatasi peningkatan penularan Covid-19 di kawasan perkantoran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kasus terbanyak dari penularan Covid-19 berasal dari klaster perkantoran sehingga fokus PSBB jilid II adalah klaster perkantoran.

“Pembatasan di area perkantoran pemerintah dan kedisiplinan jam kerja telah berjalan. Tetapi, di swasta harus ada peningkatan kedisiplinan. Maka dari itu, ada kewajiban dari pimpinan untk mengatur kapasitas pegawai,” ujar Anies dalam konferensi pers penerapan PSBB di Jakarta, Minggu (13/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkantoran Virus Corona covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top